Enal Tao Bukan WNI: Polisi

Enal Tao Bukan WNI: Polisi

by -
0 17

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Mantan Kapolres Poso Kombes Rudi Sufahriadi menyebutkan bahwa Enal Tao yang melakukan serangkaian aksi pembunuhan di Poso dan Palu, Sulawesi Tengah, dan Aceh bukan berkewarganegaraan Indonesia. “Dia bukan warga negara Indonesia,” kata Rudi kepada wartawan dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Selasa (13/4).

Rudi menggelar konferensi pers setelah mengidentifikasi jenazah Enal Tao yang ditembak mati polisi di Krueng Barona Jaya, kemarin. Untuk identifikasi ini, polisi juga menghadirkan Lilik Purnomo alias Haris, sejawat Enal dalam serangkaian aksi teror di Poso dan Palu.

Namun, Enal mengaku tidak mengetahui secara pasti Enal warga negara mana. “Dia hanya berbahasa Melayu,” kata Rudi.

Haris juga mengaku tidak mengetahui asal usul Enal Tao. “Saya tidak mengenal latarbelakang dia,” kata Haris kepada wartawan.

Enal Tao ditembak mati dalam penggerebekan rumah di Krueng Barona Jaya kemarin. Selain menewaskan Enal, polisi juga menangkap seorang lainnya. Berdasarkan pengembangan informasi, dua jam kemudian polisi menggerebek sebuah rumah toko berlantai dua di Jalan Jamaa Desa Beurawe. Di sini, polisi menangkap tiga orang. Semuanya masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Aceh.

Di Aceh, Enal termasuk berperan pentin. Dia menyembunyikan Dulmatin, buronan kakap Mabes Polri dan Amerika Serikat. Rumah kontrakannya juga dijadikan sebagai tempat Ubaid dan Abu Yusuf, dua pimpinan kelompok Tandzim Al Qaeda, untuk mengatur strategi pelatihan paramiliter di pegunungan Jalin, Jantho. Enal juga ikut memfasilitasi sejumlah warga negara Indonesia berlatih paramiliter di Filipina Selatan. []

SIMILAR ARTICLES