Berantas Ganja, Yuk Tanam Buah Naga

Berantas Ganja, Yuk Tanam Buah Naga

by -
0 7

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Kepala Kepolisian Daerah Aceh Inspektur Jenderal Iskandar Hasan punya kiat untuk meminimalisasi penanaman ganja di provinsi berjulukan Serambi Mekah ini.

Kapolda asal Sumatera Selatan itu menyebutkan, Aceh telah identik dengan daerah yang paling banyak menghasilkan ganja. Bahkan, saban ke Jakarta atau pulang kampung ke Palembang, ia selalu ditanyai kawan-kawannya soal ganja Aceh.

“Sering ditanya bawa ganja atau tidak,” kata Iskandar Hasan dalam sambutannya sebelum pemusnahan 5.131 kilogram ganja kering dan 14.800 batang ganja di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Rabu (17/10).

Menurutnya, masalah ganja di Aceh merupakan persoalan pelik. Nyaris saban bulan, polisi di Aceh berhasil menggagalkan upaya pengiriman ganja ke luar Aceh, atau menemukan ladang ganja di hutan-hutan Aceh Besar, Bireuen, Aceh Selatan, Pidie, dan Gayo Lues.

Ganja yang dihanguskan di Blang Padang itu pun, merupakan hasil operasi pihak Polda Aceh dan Kodam Iskandar Muda dalam dua bulan terakhir ini.

Lalu, bagaimana kiat meminimalisasi ganja di Aceh? “Ganti saja dengan buah naga,” kata Iskandar Hasan.

Menurut Iskandar Hasan, tanaman buah naga di Aceh bisa tumbuh subur. Bahkan, harganya pun tinggi. Untuk buah naga berwarna merah, bisa dijual Rp35 ribu per kilogram.

Iskandar tak asal omong. Sejak menjabat Kapolda, ia telah menginisiasi penanaman tanaman buah naga ini di sejumlah kantor kepolisian. Di kantor Brimob Ujong Batee, buah naga telah ditanam. Begitu pula di Markas Kepolisian Daerah Aceh di kawasan Jeulingke.

“Di Mapolda kami telah membuat 1.076 cagak yang bisa ditanami lebih 4.000 tanaman buah naga,” kata dia.

Tanaman buah ganja ini, menurut Iskandar, menjanjikan secara ekonomis. “Per cagak saja katakanlah bisa berbuah 20 kilogram. Berarti ada 20 ton per tahun di Polda. Kalikan saja dengan harga kiloan,” ujarnya.

Untuk itu, ia menyebutkan, tanaman buah naga ini cocok ditanam di daerah sentra ganja, seperti Aceh Besar, Gayo Lues, Aceh Utara, Pidie, dan Aceh Selatan. “Ayo gantikan ganja dengan buah naga,” sebut Kapolda. []

SIMILAR ARTICLES