DPRA Sahkan Qanun Wali Nanggroe

DPRA Sahkan Qanun Wali Nanggroe

by -
27 4

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) telah mengesahkan Rancangan Qanun Lembaga Wali Nanggroe menjadi qanun Aceh bersama tiga rancangan qanun lainnya pada sidang paripurna yang berlangsung di gedung DPRA, Banda Aceh, Jumat (2/11).

Demo menolak pengesahan Qanun Lembaga Wali Nanggroe. | Agus Setyadi/ACEHKITA.COM
Empat rancangan qanun yang disahkan dalam rapat paripurna tadi adalah Qanun Dana Abadi Pendidikan, Qanun Perkebunan, Qanun Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Aceh, dan Qanun Lembaga Wali Nanggroe.

Wakil Ketua DPRA, Amir Helmi, mengatakan, terbentuknya Qanun Wali Nanggroe sebagai salah satu bentuk kekhususan Aceh, harus mampu melahirkan nilai tambah dalam pengelolaan kehidupan kemasyarakatan baru, menghadapi dampak negatif dari era globalisasi yang kini sedang berlangsung.

“Lembaga Wali Nanggroe beserta perangkat dan lembaga adat memiliki kewibawaan subtansial, harus menjadi kekuatan alternatif dalam menyelesaikan berbagai masalah kemasyarakatan ketika kekuasaan formal tidak mampu melakukannya,” kata Amir Helmi dalam sambutannya.

Amir Helmi berharap, keberadaan lembawa wali nanggroe harus mampu memperkuat dan menyempurnakan kekurangan kepemimpinan pemerintah formal, guna mewujudkan Aceh baru yang maju dan modern.

“Namun tetap berpijak pada nilai-nilai luhur yng tumbuh dan berkembang dalam masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, ia juga berharap dengan adanya qanun ini, wali nanggroe dapat menjadi pemersatu yang independen dan berwibawa serta bermartabat.

“Kami mengharapkan agar wali nanggroe juga dapat membina keagungan dinul Islam, kemakmuran rakyat, keadilan dan perdamaian,” pungkasnya.

Lembaga Wali Nanggroe dibentuk sebagai bagian dari kesepakatan damai antara Gerakan Aceh Merdeka dengan Pemerintah Indonesia, 15 Agustus 2005 lalu di Helsinki, Finlandia. Ketentuan ini kemudian dituangkan dalam Undang-undang No 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh.

Qanun Wali Nanggroe sempat disahkan oleh parlemen Aceh pada medio 2009 lalu. Namun urung diterapkan karena tidak mendapat persetujuan dari Gubernur kala itu Irwandi Yusuf.

Dalam qanun ini, wali nanggroe merupakan pemimpin adat. Di antara tugasnya adalah mengukuhkan parlemen Aceh dan kepala Pemerintahan Aceh secara adat, memberikan pandangan, arahan, dan nasehat kepada eksekutif dan legislatif.

Wali nanggroe akan diisi oleh orang Aceh yang dapat berbahasa Aceh dengan fasih dan baik. Syarat ini menimbulkan kontroversi. Aksi protes terhadap klausul ini datang dari mahasiswa dataran tinggi Gayo. Mereka menilai qanun ini diskriminatif, karena menutup peluang suku lain selain suku Aceh untuk terlibat dalam lembaga wali nanggroe. []

SIMILAR ARTICLES

  • Atjeh-Loen

    Setuju tat loen dgn #tgk chiek dirimba#. Salam perdamain keu mandum rakyak atjeh yg na ban sigom doenya…

  • Tgk chiek di rimba AL-JIHAT

    Ass…..

    Tapeugah bacut peukara hai wali nanggr0e
    Teud0ng wali nangr0,maka secara k0nstitusi p0litik aceh akan mardeka

  • Harapan nuri

    SETUJU ADA WALI NANGROE,,DENGAN SYARAT,,TIDAK ADA SUKU2AN,,,tes ilmu alqur,an,,hadiss,,dan orangnya minimal tamatan sarjana,,,TESNYA DILAPANGAN TERBUKA,,,WALI BRARTI PINTAR,SUCI,,wali allah,wali songo,,,wali aceh,,,,jangan2 suka2mu aja,,naik jabatan wali,,kami suku lain gmana nasibnya,,

  • Beta

    Dg disahnya kanun wali nanggroe oleh DPRA mka hrapan kta kdpan dpat lbh baik damai dan sjahtra. .yg plg pntg adlh syariat islh ditegak kan secra kaffah. . .

  • fadly

    kalau dikenakan sanksi baru kiat verifikasi kembali,ada apa di balik ini semua…..

  • fadly

    orang gayo sudah salah paham terhadap qanun WW,padahl isi qanun tersebut sudah bener mengatakan orng aceh yang sebenernya bisa berbahsa aceh secara psif.apabila tidak bisa berbahasa aceh secara pasif kan tidak dikenenkan sanksi.

  • Pingback: ACEHKITA.COM | Aceh News Agency » Wali Nanggroe Harus Jadi Pemersatu Aceh()

  • damay

    Indonesia dikenal dengan kaya akan suku dengan berbagai adat istiadatnya…..
    mengapa kita harus pecahkan kekayaan yang diberikan untuk Aceh..
    banyaknya suku dan bahasa di aceh mencerminkan bahwa aceh itu kaya segalanya…..
    mari bersatu,
    jd mari kita pertahankan bahasa, suku, dan adat yang bervariasi ini…….
    sehingga terbentuk kekeluargaan dengan emosional yang kuat diantara kita tanpa memendang apapun pun…..

  • GAYO ASLI

    udah cukup belanda dan jepang yang menjajah kita wahai bapak2 orang2 aceh yang merasa sudah jago dan sok pintar! inikah hasil perjuangan yang harus di bayar mahal di masa lalu? jangan mengusik harimau di sarangnya sendiri! tolong bACA SEJARAH ANTARA GAYO DAN ACEH! ga usah merasa sok suci wahai orang2 aceh! tidak usah merasa bahkan menyebutkan aceh lebih istimewa dari provinsi lain! kalau kelakuan dan fakta di lapangan aceh itu tidak ada istimewanya! TOLONG AGAR LEBIH BIJAKSANA KEDEPANNYA kalau ingin manjadi ISTIMEWA! JANGAN ASAL ISTIMEWA aja. pahami apa ISTIMEWA ITU!

  • Pingback: Kajian Politik: Pemerintahan Aceh dan Lembaga Wali Nanggroe di Aceh « saripedia.com()

  • http://www.acehkita.com/berita/dpra-sahkan-qanun-wali-nanggroe/ sofyan syah

    kenapa dalam proses penyelesaian Qanun wali nanggroe DPRA-DPRK masih menunggu keputusan dari pusat dan apa telah di bicara dengan gebernur aceh masalah Qanun yang akan di laksanakan.

  • rahman

    jgan ad perpecahan di antara kita ,,mari kita bangun ke bersamaan yg baik ,,, jgn semua di pandang sebelah mata ,,tidak sempurna kelihatnya … pemimpin yg baik mengerti akan rakyatnyua dan faham akan tindakanya ….. maju trus jan da perprcahan

  • Diq

    Btoi that nyan sebab ureung gayo hana sagai meupeujuang dari abu beueh phon.

  • http://www.acehkita.com/berita/dpra-sahkan-qanun-wali-nanggroe/ noah

    itu semua politik org2 diatas.kenapa Dpra bukan mengesahkan qanun kkr dan lebih mengutamakan qanun wn.ka pungo mandum awk dewan hana disyg keurueng yang kamate lam prang.

  • arie

    yg menolak qanun wn berarti mereka secara tidak langsung menolak perdamaian yg telah memberi harapan dan kehidupan yg lebih baik bagi rakyat aceh yg menolak perdamaian adalah musuh bersama.sudah siapkah anda menjadi musuh rakyat aceh hari ini.

  • Atjeh-Loen

    Deungon na keuh bentukan wali nggroe, bisa jadi nyan saboh peluang emas tuk jeut geupuwo lom atjeh lage dilee yg gemilang, yoeh masa sultan iskandar muda, Amin…

  • puteh

    Pantas dan awajar kalau suku gayo minta propinsi sendiri, menurut saya orang yang merasa merdeka (kombatan) bukan orang aceh tau suku dari aceh. Nah ini awal dari pepecahan kembali. Dengan demikian qanun WN yang sudah disahkan oleh orang2 yang dominan paket C di wakil rayat aceh ( dpra) tidak relefan. Yang jadi pertanyan dari isi qanun tersebut. Apakah malek mahmud dari keturunan wali?? 2. Apakah malek mahmud keturunan ulama? Karna didalam poin yang qanun tidak menyebutkan faseh baca alquran. Yang gura baca quran mateng hanjet, nyan wali brat rusak, aleh rusak akidah dan jet peurusak syariat 3. Apakah ini semua hanya nafsu dari kompaye zikir?? Menyoe neu let bui bek bak bak kameng tgk ikap kameng. Tapi bak ase yang baroe cocok.

  • http://acehkita.com abuwa

    GAYO MERDEKA KANA PROPINSI BARO DI KALIMANJARO AFRIKA, MEUNYO DI ACHEH HANA TANOH KEU GAYO MERDEKA NYAN.

  • http://acehkita.com abuwa

    GAYO YG ANTI KEU WALI NANGGROE NYAN KON GAYO ASLI, TAPI GAYO URIEK.

  • ismail

    diskriminasi mulai terjadi di aceh yang katanya orang beragama..
    kenapa bukan wajib berbahasa arab?

  • Aceh tok tok

    Gayo no,, Galau yesssss….

  • Pengamat Atjeh

    Syukur dgn ada-a wali nggroe atjeh, atjeh smkin istimewa diantara yg lain. Klo misalkan suku lain yg ada di atjeh pingin mnjadi wali nggroe, gmpang aja belajar ngmong bhsa atjeh yg pasif sedini mungkin, kok repot! orang cina yg lama di atjeh aja bisa cakap bhsa atjeh.

  • santo

    kalau aceh ingin membangun kehidupan yang demokratis maka seluruh etnis yang ada diaceh memiliki hak yang sama. sayrat yang ditentukan dalam menduduki kursi wali nanggroe sepertinya hanya milik sebagian pihak.

  • burhan

    ini adalah keistimewaan yang tidak mudah diraih, syukuri dan perbaiki, tabek!

  • farhad

    lembaganya berdiri dulu, kalau ada yang ga pas nanti dirapatkan lagi di DPRA, makanya jangan pilih DPRA yang kasi duit, pilih yang betul2 mewakili aspirasi

  • portaj

    syarat2 nya disesuaikan dgn calon yg sudah di siapkan…..
    bukan clon yg harus sesuai dgn syaratnya………..
    ka abeh mumang manduem…..

  • Muhammad Deril

    Qanun Wali Nanggroe Aceh telah di sahkan oleh DPRA
    Dengan begitu artinya nilai suku dan budaya non aceh yang berada di wilayah provinsi aceh secara tidak langsung telah dipaksa menjadi ke acehan.
    Demokrasi hidup bersuku bangsa di provinsi aceh telah cacat secara Hukum.