419 Atlet Taekwondo Bertarung Perebutkan Piala Pemerintah Aceh

0
309
419 Atlet Taekwondo Bertarung Perebutkan Piala Pemerintah Aceh
Seremoni pembukaan Kejuaraan Terbuka Taekwondo Piala Pemerintah Aceh Hall Serbaguna Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Selasa 16 Juli 2019. (Foto: Dok. Dispora)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 419 atlet taekwondo dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung dan Jayapura bertarung dalam Kejuaraan Terbuka Taekwondo memperebutkan Piala Pemerintah Aceh yang berlangsung selama tiga hari, 16-18 Juli 2019 di Kota Banda Aceh.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, Darmansyah, menyampaikan Pemerintah Aceh terus melakukan pembinaan atlet taekwondo untuk kesiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2024 yang digelar di dua provinsi, yakni Aceh dan Sumatera Utara.

“Melalui turnamen taekwondo ini, Pemerintah Aceh bertekad menyongsong Aceh Teuga dan Aceh Hebat. Momentum ini juga bisa dimanfaatkan untuk memperkuat silaturrahmi antar sesama atlet taekwondo,” ujar Darmansyah usai membuka Kejuaraan Terbuka Taekwondo Piala Pemerintah Aceh di Hall Serbaguna Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Selasa (16/7).

Ia juga mengingatkan para atlet dan dewan juri untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Peserta pada Kejuaraan Terbuka Taekwondo Piala Pemerintah Aceh tersebut tidak dipungut biaya pendaftaran, karena semua biaya ditanggung oleh Pemerintah Aceh.

Kejuaraan Terbuka Taekwondo Piala Pemerintah Aceh dibuka secara resmi oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang diwakili Staf Ahli Pemerintah Aceh Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Rachmat Fitri. “Kompetisi ini harus selalu menjunjung tinggi sportivitas dan menjalin persahabatan sesama atlet,” sebutnya.

Lewat Kejuaraan Terbuka Piala Pemerintah Aceh, tambah Rachmat, diharapkan mampu memperkuat silaturrahmi sesama atlet demi menjaga persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara. Adapun peserta kejuaraan tersebut terdiri dari beragam usia, mulai dari SD, SMP dan SMA.

“Kami minta para dewan juri untuk senantiasa bersikap adil dan jujur serta menjunjung tinggi sportivitas. Sang juara sejati adalah memiliki tekad yang kuat dan jujur dalam bersikap,” ujar Rachmat.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.