Atasi Gajah Liar, Warga Keumala Gelar Kenduri ‘Tulak Bala’

0
1313

Keumala – Mengatasi konflik gajah liar yang terjadi di Keumala, warga menggelar kenduri ‘tulak bala’ di areal persawahan di desa Cot Seutui, Kecamatan Keumala, Pidie, Aceh, Senin 3 April 2017.

Kenduri ‘tulak balak’ atau tolak bala (musibah) digelar dengan pembacaan do’a dan ditutup dengan makan bersama. Sebanyak tiga ekor kambing disembelih untuk acara pertama kali dilaksanakan warga setempat.

Keuchik Desa Jijiem, Muhammad Rizal kepada acehkita.com mengatakan kenduri itu sengaja digelar setelah hasil kesepatakan bersama seluruh tokoh masyarakat di Keumala.

“Kami beranggapan jika dengan kenduri serta berdoa kepada Allah nantinya supaya dijauhkan dari segala musibah yang mempengaruhi hasil panen, terutama gajah liar seperti sekarang ini,” ujar Rizal.

“Kenduri ‘tulak balak’ diharapkan dapat menghindarkan konflik gajah liar yang selama ini merusak kebun dan areal persawahan,” kata Camat Keumala, Basri Yusuf kepada acehkita.com.

Basri mengaku pihaknya telah melaporkan konflik gajah liar di kecamatannya itu kepada pihak terkait. Terutama Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) Aceh.

“Kami sudah bertemu dengan Kepala BKSDA untuk mempertanyakan keseriusan pihaknya mengusir gajah liar di sini,” ujar Basri.

Seperti diketahui, konflik gajah liar dengan warga di Kabupaten Pidie telah terjadi sejak Desember 2015. Sejumlah kebun produktif dan areal persawahan siap panen dirusak hewan dilindungi itu. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.