Connect with us

Bangkai Seekor Paus Terdampar di Pulau Banyak

Bangkai Ikan Paus | BKSDA Banda Aceh

Aceh

Bangkai Seekor Paus Terdampar di Pulau Banyak

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Petugas gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, polisi dan TNI menemukan seekor bangkai paus terdampar di laut pinggiran Pulau Asoq, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, pada Senin, 19 Februari 2018.

Penemuan bangkai paus berukuran tujuh meter itu berawal dari informasi nelayan kepada petugas. Menggunakan speedboat, Senin siang petugas langsung menuju ke lokasi. Di sana, petugas menemukan bangkai paus yang sudah mulai membusuk.

“Paus berukuran tujuh meter yang terdampar di Pulau Asoq dalam keadaan membusuk, diperkirakan mati sudah dua minggu yang lalu,” kata Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo kepada wartawan, Senin malam.

Bangkai paus tersebut rencananya akan dikubur di Ujung Silait, Pulau Banyak oleh nelayan setempat. “Rencana paus ini akan dikubur oleh masyarakat nelayan Ujung Sialit,” kata Sapto.

Paus terdampar dan mati di perairan laut Aceh memang bukan baru kali ini terjadi. Sebelumya pada Senin, 13 November 2017, sebanyak 10 ekor paus sperma terdampar di tepi pantai Ujong Kareung, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar.

Sehari setelahnya, empat ekor paus kemudian mati dan enam lainnya berhasil ditarik kembali ke tengah laut. Pada 4 Agustus 2016, seekor paus sperma juga ditemukan mati di laut tepi pantai Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh.

Semua paus yang terdampar dan mati di perairan laut Aceh berukuran tujuh hingga 10 meter. Seringnya paus terdampar ke wilayah pantai Aceh dikarenakan Aceh termasuk dalam jalur migrasi mamalia laut itu.

Paus sperma atau paus kepala kotak (physeter macrocephalus) adalah makhluk terbesar dalam kelompok paus bergigi sekaligus hewan bergigi terbesar di dunia. Paus itu namakan paus sperma karena bahan putih susu spermaceti yang ada di kepala, dan penampilannya sebagai sperma. []

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Aceh

Advertisement

ACEHKITA TV

Trending

Kolom

Kuliner

Facebook

To Top