Connect with us

Banjir Isolasi Kampung di Seulimuem

Aceh

Banjir Isolasi Kampung di Seulimuem

ACEH BESAR | ACEHKITA.COM — Hujan lebat menyebabkan sejumlah desa di Kabupaten Aceh Besar dikepung banjir. Di Kecamatan Seulimuem, banjir mengisolasi sebuah desa.

Desa yang terkurung banjir yaitu Desa Jawi. Warga tidak bisa beranjak ke desa tetangga karena air luapan begitu deras. Kawasan itu terkurung setelah semalam suntuk diguyur hujan lebat. Air sungai Seulimuem meluap dan menggenangi perkampungan hingga setinggi dua meter. Tidak ada korban jiwa dalam banjir ini. (Kini telah surut).

Kepala Desa Beugak Yusri Insya menyebutkan, lebih 25 keluarga warga Jawi terpaksa mengungsi ke tempat lebih tinggi.

Selain Desa Jawi, sejumlah kampung lain di Seulimuem juga dikepung banjir, seperti Desa Seulimuem, Bugak, Lblhueb, Alue Gintong, Keunalo, Lhok Seunong, dan Gampong Raya. Desa-desa ini tergenang setelah air sungai Agam Inong dan Beugak meluap.

Air masuk ke perkampungan penduduk saat subuh.

Banjir juga merendam perumahan warga di Kecamatan Lembah Seulawah. Sebuah jembatan di Desa Lon Baroh rusak. Banjir juga melanda Lon Asan, Saree Aceh, Panca, Panca Lamkabeue, serta sebagian Desa Lamtamot.

Tak hanya Aceh Besar, banjir luapan juga terjadi di Pidie. Sejumlah desa di Kecamatan Padang Tiji terendam banjir jelang subuh.

Gubernur Aceh Zaini Abdullah ikut mengunjungi sejumlah desa dampak banjir di Aceh Besar dan Pidie. Mengingat banyaknya daerah yang terkena dampak banjir, Gubernur mengaku mempertimbangkan untuk menaikkan status darurat provinsi bagi proses penanganan musibah tersebut. 

“Pada prinsipnya kewenangan penanganan darurat yang pertama itu ada di masing-masing kabupaten dan kota. Akan tetapi jika proses penanganan di tingkat kabupaten tidak dapat berjalan dan daerah yang terkena dampak banjir semakin meluas, kita akan mempertimbangkan untuk status darurat provinsi,” ujarnya. []

SABARUN

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Aceh

To Top