Berita

2 Tewas dalam Perampokan Bank di Aceh Timur

Oleh: Rina - 19/10/2010 - 14:40 WIB

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Dua perampok ditembak mati oleh polisi dalam perampokan kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pante Bidari, Aceh Timur, Selasa (19/10) sekitar pukul 10.30 WIB. Bank itu dirampok empat pria bersenjata api. Dua tewas dan dua lainnya berhasil kabur ke arah Kabupaten Aceh Utara.

Dalam melancarkan aksinya, para perampok menggunakan dua sepeda motor dan dua pucuk senjata api laras panjang. Menurut Kapolres Aceh Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Ridwan Usman, dua perampok yang menggunakan senjata api laras panjang berjaga-jaga di luar bank.

“Dua lainnya masuk dan menodong pegawai bank untuk menyerahkan uang,” kata Ridwan saat dihubungi melalui sambungan telepon selular, Selasa.

Penodongan pegawai bank ini membuat nasabah berhamburan ke luar dan menimbulkan kepanikan, sehingga memancing polisi yang bertugas di bank itu langsung melumpuhkan pelaku yang tak bersenjata.

“Satu perampok tewas di tempat, sementara satu orang lainnya sempat dibawa ke Puskesmas Pante Bidari dan akhirnya juga tewas,” sebutnya.

Melihat dua rekannya terkena timah panas polisi, dua perampok yang siaga di depan bank memilih kabur. Mereka tancap gas ke arah Kabupaten Aceh Utara.

Satu orang pelaku yang tewas adalah Tarmizi (32), warga Desa Keutapang Kecamatan Syamtalira Aron Aceh Utara. Sementara jasad perampok lainnya tidak ditemukan identitasnya.

Polisi berhasil mengamankan uang yang hendak dibawa kabur perampok. Kapolres menyebutkan, polisi tengah mengejar dua pelaku lain. []


Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com


Share on Tumblr

Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. ibnu - October 20th, 2010 - 10:30

    sungguh, satu hal yang sangat terasa bagi kedaimaaan masyakat, marilah kita mencermati perampokan yang merajalela dia aceh belakangan ini, apa faktor,nya, apakah orang liar bermain disini, jawaban nya tidak, apakah!tekanan ekonomi, atau pun keadilan yang tidak merata , kalau begitu siapa yang salah. Individu kah ? Atau pemerinah aceh kah, nah? Mari kita berpikir semua , jawaban pasti ada

  2. ibnu hajar - November 17th, 2010 - 10:48

    lemahnyakeamanan di indon disebabkan aparat kurang bekerja

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.