Berita

22 Kepala Dinas Diganti

Oleh: Zulkarnaini & Ucok Parta - 05/01/2010 - 19:03 WIB

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengganti 22 kepala dinas, badan, dan biro karena dinilai tidak bisa bekerja maksimal. Sementara 15 di antara mereka dibangku-panjangkan.

Sekretaris Daerah Aceh Husni Bari TOB mengatakan, penggantian kepala dinas, biro, dan badan itu ada yang karena kinerjanya rendah, tidak bisa bekerja maksimal, dan pensiun. Bahkan ada juga yang digeser ke tempat lain.

“Kami tidak ingin membela jajaran SKPA (Satuan Kerja Pemerintah Aceh) yang berkinerja rendah,” kata Husni usai melantik 22 kepala dinas baru di Gedung Serbaguna Sekretariat Aceh di Jalan Teuku Nyak Arief Banda Aceh, Selasa (5/1).

Husni menyebutkan, sejumlah kepala dinas bahkan tidak bisa menggunakan anggaran dengan efektif. Bahkan ada yang realisasinya nol persen, sebut Husni.

“Ada beberapa SKPA (yang) belum mampu menjalankan program sesuai dengan rencana,” kata dia.

Mantan Penjabat Bupati Bener Meriah itu menyindir pejabat yang hanya loyal pada atasan dan membuat laporan ABS (Asal Bapak Senang).

“Kami tidak butuh orang-orang yang loyal secara personal kepada kami. Pemerintah Aceh tidak butuh pejabay yang punya hobi membuat pemimpinnya senang,” ujarnya.

Selain karena tak berprestasi, sebut Husni Bahri, kepala dinas, biro, dan badan ini diganti karena faktor kerja di lapangan yang sering berubah-ubah, sehingga perlu penyegaran terhadap pejabat yang akan menjalankan roda pemerintahan.

“Perlu pejabat yang mampu bekerja cepat,” kata Husni.

Sebanyak 22 kepala dinas, biro, dan badan ini merupakan produk uji kepatutan dan kelayakan yang dilakukan Gubernur Irwandi Yusuf pada Maret 2008 lalu. Uji kepatutan dan kelayakan yang dilakukan dengan menyewa konsultan dari Malaysia itu menjaring 42 kepala dinas, biro, dan badan.

“Saya tidak mengatakan fit and poper test itu gagal. Mereka sudah bekerja dengan baik lah,” sebut Husni.

Sementara itu, 15 dari 22 kepala dinas, biro, dan badan yang diganti itu masuk katagori dibangku-panjangkan. Mereka yang dibangku-panjangkan yakni, Mirzan Fuadi, Hanifah Affan, Sofyan, T. Rayuan Sukma, Kamaruddin H. Husen, M. Djakfar Juned, Usman Budiman, Hamid Zein, Saifuddin Harun. Sementara Zahrul dan Munzir diperbantukan pada badan kepegawaian dan pelatihan. []


Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com


Share on Tumblr

Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 3 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. amri - January 6th, 2010 - 12:58

    maka nya pemerintah aceh sekarang harus bagi test dulu waktu menerima ,pejabat dlm parlemen aceh ,malah ada sebagian macam anggota dewan belik ijazah orang lain ,,,,,,,,,,,,,,banyak sekarang dlm parlemen aceh yg tidak ada sekolah yg buat macam itu seperti gam

  2. abu yusra - January 7th, 2010 - 18:56

    semoga Pemerintah Aceh kedepan lebih baik dan pejabat yang terpilih bekerja maksimal sesuai ikrar yang diucapkan, masyarakat hanya menginginkan kesejahteraan, hidup yang layak dan terima kasih kepada pejabat lama yang telah berbuat

  3. mukhlis - January 7th, 2010 - 22:21

    pak IRWANDI meunyoe neu peuduk ureung lam parlemen neukaloen yg beutoi. bek PANCURI

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.