Berita, Lifestyle
67 Persen Warga Aceh Derita Gigi Berlubang
BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) drg Zaura Anggraeni mengatakan 67 persen dari 4,5 juta penduduk Aceh diketahui menderita penyakit gigi berlubang dan masalah gusi.
Berdasarkan riset kesehatan dasar 2007 diketahui juga 41 persen dari penduduk Aceh terkena karies aktif atau penyakit infeksi yang merusak struktur gigi.Hal itu disampaikan Zaura saat kegiatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2011 di Gedung Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh (PDIA) yang dihadiri sekira 900 siswa di Banda Aceh, Kamis (29/12).
Menurutnya data karies gigi aktif di Aceh memang lebih rendah dibanding jumlah warganya yang memiliki pengalaman karies gigi yaitu 62,9 persen.
Zaura mengatakan untuk mencegah penyakit gigi dan gusi perlu menyikat gigi secara teratur yakni sebelum tidur dan setelah sarapan pagi.
“Walaupun kesadaran masyarakat di Aceh tentang pentingnya menyikat gigi dengan benar memang sudah 87,6 persen, tetapi baru 4,9 persen saja yang mengerti cara menyikat gigi yang benar yaitu pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur,” katanya Zaura.
Dia mengakui masih terbatasnya dokter gigi di Aceh mengakibatkan edukasi pentingnya menjaga kesehatan gigi masih belum menjangkau ke semua masyarakat.
“Indikator Indonesia Sehat 2010 menyebutkan bahwa idealnya rasio dokter gigi dengan penduduk adalah 11:100.000. Sementara jika melihat kondisi riilnya, di kota Banda Aceh saja misalnya, satu dokter gigi harus melayani 47.000 penduduk.”
Berdasarkan data sensus penduduk 2010 di Provinsi Aceh ada sekitar 250 tenaga dokter gigi yang masih harus melayani 4,4 juta warga. []
Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com
Tweet

















Posting Komentar Anda