Berita
Alumni Al Aziziyah Harus Ciptakan Lapangan Kerja
BIREUEN | ACEHKITA.COM — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Aziziyah, Samalanga, Bireuen, menggelar wisuda perdana dalam rapat senat terbuka di aula lembaga pendidikan Islam itu awal pekan ini. Wisuda perdana itu mengukuhkan sebanyak 144 orang lulusan Sarjana strata satu, yang terdiri atas 126 orang laki-laki dan 18 perempuan. Alumni Aziziyah diminta untuk tidak hanya mengharapkan pekerjaan menjadi pegawai negeri.
Ketua STAI Al-Aziziyah, Teungku Muntasir, MA, dalam laporannya memaparkan, wisuda perdana lembaga yang dipimpinnya itu merupakan sejarah bagi seluruh jajaran keluarga besar STAI Al-Aziziyah. Untuk meningkatkan mutu lembaga yang dipimpinnya, Al-Aziziyah terus berbenah dengan meningkatkan kompetensi dosennya.
“Selain alumni yang pada hari ini dikukuhkan, ada 14 calon dosen yang berasal dari alumni yang sekarang sedang menempuh studi S-2 di IAIN Ar-Raniry. Sedangkan dosen yang sedang tugas belajar terdiri dari 1 orang ke Australian, 1 orang ke UGM, dan 2 orang melanjutkan studi S-3 ke Malaysia,” rincinya.
STAI Al-Aziziyah memiliki tiga program studi pada tiga jurusan, yaitu prodi Ahwal Al-Syakhsiah pada Jurusan Syariah, Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam pada (Dakwah), dan Prodi Pendidikan Agama Islam pada (Tarbiyah).
“Jurusan Dakwah dan Syariah statusnya berakreditasi B, berdasarkan hasil akreditasi yang dikeluarkan Badan Akreditrasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),” tutur Tgk Muntasir.
Sementara itu, Koordinator Kopertais Wilayah V Aceh, Farid Wajdi mengharapkan agar alumni jangan cengeng dengan hanya menunggu menjadi PNS, tapi yang lebih penting bagaimana caranya bisa bersaing dengan sarjana lainnya. “Terutama dengan membuka lapangan kerja sendiri dan bisa menampung orang lain,” harap Farid Wajdi yang juga Rektor IAIN Ar-Raniry Banda Aceh. []
Sent from
It's time for a better tablet!
Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com
Tweet
















Kabetoi Farid, bek that dilet pegawe, yang kana hana meu ho me le… di peurunoe aneuk miet ngaji manteng, dum pahala…