Berita, Lifestyle

Ayo, Kuliah di Negeri Abang Sam

Oleh: Ucok Parta - 28/04/2010 - 02:03 WIB

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Tertarik menimba ilmu di negeri Abang Sam? Kini, pemerintah Amerika Serikat menyediakan program beasiswa bagi calon mahasiswa dari Indonesia untuk menempuh pendidikan dalam berbagai disiplin ilmu di lebih 4.000 universitas di negeri itu. Pemerintah Amerika juga mengajak putra-putri Aceh untuk menimba ilmu di sana.

“Selain dari pemerintah, masing-masing universitas juga menyediakan beasiswa serta kemudahan lainnya,” kata Konsulat Jenderal Amerika di Medan Stanley Harsha saat peluncuran program panduan belajar di Amerika atau The 2010 Education USA Nationwide Advising di gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Selasa (27/4).

Saat ini terdapat 120 mahasiswa asal Aceh yang tengah menempuh pendidikan di Amerika. Tahun ini, belasan di antara mereka merampungkan pendidikannya.

Program The 2010 Education USA Nationwide Advising memberikan kesempatan kepada masyarakat Indonesia, termasuk Aceh untuk belajar di negeri Abang Sam itu, Di program ini, calon mahasiswa bisa memperoleh berbagai informasi tentang bidang pendidikan, beasiswa, kos-kosan, dan universitas yang cocok.

“Kami menyediakan penasehat profesional yang akan memberikan bimbingan untuk mendapatkan universitas terbaik sesuai minat,” kata Koordinator Education USA Country Brook Ross.

Tertarik untuk belajar di negeri itu? Informasi bisa diperoleh di www.educationUSA.or.id. []


Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 18 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. TEUNGKU BUKHARI - April 28th, 2010 - 04:03

    Yg penting jgn belajar islam sama yahudi AS itu,kalau bljar cara membuat bom apa salahnya..
    Kalau bljr ttg islam sama mereka.. “BRAT THAT HI PUNGO TANYO NGON URG PUNGO YG KANA”

  2. dhani - April 28th, 2010 - 09:56

    abang sam atau paman sam??

  3. Aceh Kita - April 28th, 2010 - 18:27

    Salam Dhani,

    Kita memilih Abang Sam karena biar bisa tetap disingkat AS. Paman Sam merupakan terjemahan dari Uncle Sam yang kalau disingkat jadi US –nama resmi United State. Di sini, kami memilih Abang Sam biar bisa menyingkat AS –singkatan resmi untuk Amerika Serikat di Indonesia. Demikian penjelasan kami. Terimakasih atas perhatian dan masukannya.

    Redaksi

  4. Ahmad - April 28th, 2010 - 22:06

    Jak lom u amrik jeut dirhah utak mandum….

  5. patah tulang - April 29th, 2010 - 10:03

    betol that tgk bukhari,kalau kita mau menuntut ilmu d dunia barat tuntulah ilmu yg berhubungan dgn tekhnis keduniawian,jgn menuntut ilmu yang menyangkut tekhnis keagamaan,seperti di universitas2 yang ada d barat yg membuka program Islamic studies.

  6. Ibnuhajar - April 29th, 2010 - 21:24

    Buat masa sekarang lebih baik belajar di negara seperti amirika australia atau negara luar lain.negara kafe sperti itu mempunyai nilai demokrasi yg tinggi.agamaku bagiku agamamu bagimu.tak ada yg perku dirisaukan tentang itu.lebih parah belajar di indon semua pandai korupsi.dia yg ajar pancasila dia pula yg injak2 pancasila

  7. Ibnuhajar - April 29th, 2010 - 21:30

    Buat masa sekarang lebih baik belajar di negara seperti amirika australia atau negara luar lain.negara kafe sperti itu mempunyai nilai demokrasi yg tinggi.agamaku bagiku agamamu bagimu.tak ada yg perku dirisaukan tentang itu.lebih parah belajar di indon semua pandai korupsi.

  8. Aris - April 29th, 2010 - 23:38

    Nyan utk jenjang peu?
    S1, S2, S3, Spesialis, atw Profesi? Atw mandum jenjang?

  9. Ardy’Swedia - May 2nd, 2010 - 21:43

    Jak aju beusunggoh2 kuliah,nyan ka di peukuliah u Luwa, munyoe nyan hana tajak peu chit tapike laen,Nyan kesempat sigoe hana meu ulang le..Helsinki

  10. agam patra - May 4th, 2010 - 04:53

    klo ada kesempatan apa salahnya kita kuliah di luar negeri,dari pada kuliah di indon… yang tidak lepas dr mata pelejaran bagaimana cara mengkorupsi,bgmana cara menipu rakyat……

  11. anuek 1boh - May 9th, 2010 - 21:38

    yg bek juet kue dawa mntoeng

  12. toni - May 25th, 2010 - 01:12

    napa kita musti takut ke usa ,orang aceh dari kecil udah di tanamkan islam tauhid yang sangat dalam kalo masalh agama kita tak payah khawatir , taalabul ilmi faridhatuun alla kullu muslimin walmuslimatiin awak amerika kabeeh dicuee ilmee awak islam awai jadi nyoe masaa tacuee pulanggggg ,panee ek tadingee ureung tarek tanyoee lam puep sabeee

  13. Muksal - May 25th, 2010 - 05:08

    Syarat2nya apa aja?

  14. muhammad - June 15th, 2010 - 21:14

    semoga ini merupakan kabar yang baik bagi kita. sehingga kita juga bisa mendapatkan peluang dan juga belajar dari tata cara belajar mereka, karena memang kita masih tertinggal jauh dari segi ilmu pengetahuan (umum). dan harapan saya pemerintah aceh dapat mengalokasikan dana untuk memajukan bidang pendidikan sehingga kader-kader yang dibiayai selama ini dapat kembali ke aceh dan memajukan daerahnya. gmn dengan beasiswa ke s2 ke mesir???
    tlong kabari klo ada dari teman2 yang mendapatkan informasinya…

  15. fharza yusuf - August 8th, 2010 - 13:03

    syatar2 jih pupu manteng,,,?

  16. Persatuan Mahasiswa Aceh di Malaysia - August 30th, 2010 - 21:55

    Assalamu’laikum wr.wb..syehdara long memandum, alhmdulillah nyan saboeh berita gembira bagi geutanyoe mamandum, hana salah tanyoe tajak tuntut ileumee uluar bahkan ngak salah sampai kenanggroe China, asalkan norma2 agama kita jaga, beutetap hie aneuk Naggroe yang kaya ileumee agama ngoen adap…saran kamoe gunalah kesempatan ini sebaik2nya, asalkan pilih jurusan yang ngak bersangkutan dengan agama Islam couse USA not good place for Islamic Education, pilihlah bidang akademik aja, seperti penggalian MInyak petroleom, ICT, Bussness, Human Resourse, Enginering and ect…wasslam

  17. hmmm - November 1st, 2010 - 17:05

    meunurot lon selama jeut ta meuruno bah unanggroe israel sekalipun jak aju, ,,,

  18. Teuku Syafiuddin - November 19th, 2010 - 10:05

    lebeh geut ta jak u amerika dari pada ta jak u glee….

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.