Berita, Lifestyle
Ayo, Matikan Lampu Sejam Malam Ini
JAKARTA | ACEHKITA.COM — Kampanye perubahan iklim Earth Hour akan berlangsung pada Sabtu (27/3) dengan acara mematikan lampu pada pukul 20.30-21.30. Diharapkan acara ini akan bakal lebih besar dari tahun lalu yang diikuti lebih dari semiliar penduduk bumi.
Acara Earth Hour ini dimulai pada 2007 dengan sponsor WWF dan harian Sydney Morning Herald. Acara itu diikuti 2,2 juta warga Sydney yang mematikan peralatan listrik tidak penting di rumahnya.
Tahun berikutnya, acara lebih luas. Banyak kota di dunia mulai mengikutinya. Acara dipastikan dilakukan pukul 20.30-21.30 waktu setempat pada Sabtu terakhir Maret.
Pada 2009 dilaporkan sekitar satu miliar penduduk bumi ikut dalam kampanye Earth Hour ini. Tahun ini, pada malam minggu ini, sebayak 121 negara sudah menyatakan berpartisipasi.
Sejumlah gedung dan bangunan terkenal juga akan ikut acara mematikan lampu mulai dari menara Eiffel di Paris, Empire State Building di New York, gedung tertinggi dunia Burj al-Arab di Dubai, sampai Gedung Opera Sydney.
Sebagian warga Indonesia sudah memulai ikut kampanye ini tahun lalu meski terlalu sedikit karena kurangnya kampanye. Tahun ini kampanye juga sangat minim, hanya muncul di sejumlah radio atau di sekolah-sekolah elit. Kampanye di Facebook, misalnya, dengan tajuk “Earth Hour 2010 Indonesia” hanya mendapat 167 pengikut.
Mungkin juga warga Indonesia kurang bersemangat dengan acara ini karena mati lampu bukan hal yang aneh di negeri ini, berbeda dengan pasokan listrik di Sydney atau Paris misalnya. [tempointeraktif.com]
Sent from
It's time for a better tablet!
Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com
Tweet
















kalau di aceh bukan sejam mati lampu tapi siuroe malam,,,,,,,
Matikan Lampu, dan Hidupkan Bumi
Matikan propaganda yg mengadu domba orang aceh dgn orang jawa, dan hidupkan nilai kemanusian.
saya rasa kl di aceh tak payah ikot mati lampu sbb dah emang sering mati,negara org buat mati lampu satu jam sebab setahun tak penah mati skli
Pendapat kapluk dan aneuk diatas…
Sebagai bentuk kekesalan dan protes terhadap kinerja pemerintah dlm menyediakan jasa kelistrikan sebenarnya bisa saya pahami dan pendapat tersebut dapat dibenarkan dalam tanda petik. Sebagai sebuah satire tentu kedua pendapat tersebut bisa Apa Lambak Amini. Saya bisa merasakan suasana batin atas hal tersebut.
Namun gerakan 60 EARTH HOUR berupa tindakan mematikan lampu dan alat elektronik lainnya mulai dari pukul 20.30 – 21.30 waktu setempat adalah sebuah gerakan penyadaran terhadap nasib bumi atas pemanasa global dgn segala penyebabnya. Kesadaran kita untuk menggunakan sumber energi dengan tindakan cerdas !
Dan dari sisi gerakan kesadaran ini kedua pendapat diatas terasa sebagai sebuah bualan kosong.
hahahah
apa lambak ka leupah carong, aleh pu dipeugah,,,,,,,,komentar kapluk dengan aneuk mengindikasikan bahwa aceh “leupah” perduli dengan nasib bumi. contoh: mematikan lampu “siuroe malam”,,,,,,,leupah hemat
Hehehe…..
Bgi kmi di atjeh tu hal yg lumrah
apa matikan lampu satu jam mati lampu hampir tiap bulan