Berita
Banjir Bandang Landa Tangse, Dua Luka
BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Tangse, Pidie, selama empat jam menyebabkan kawasan itu dilanda banjir bandang, Sabtu (25/2) sore. Akibatnya, dua warga mengalami luka dan 15 rumah hanyut.
Informasi yang diperoleh acehkita.com, banjir bandang terjadi setelah hujan deras yang melanda Tangse pada pukul 14.00 hingga 18.00 WIB. “Hujan terparah selama dua jam,” kata Fakhruddin, seorang tokoh masyarakat Tangse.
Banjir bandang melanda dua kemukiman yaitu Tanjong Bungong dan Pulo Masjid. Daerah terparah akibat banjir yaitu Desa Blang Malo, Ulee Gunong, dan Desa Kebun Nilam.
Fakhruddin menyebutkan, tiga titik jalan di kawasan banjir terputus. Selain itu, 15 rumah hanyut dan dua warga dilaporkan mengalami luka. “Beberapa rumah lain juga rusak,” kata pria yang akrab disapa Om Din itu. “Korban luka dibawa ke Puskesmas.” []
Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com
Tweet
















Banjir bandang sudah berulang kali terjadi di Tangse, ironisnya lagi dalam kurun waktu yang singkat banjir bandang terjadi berturut turut. Ini menandakan sudah begitu parahnya kondisi alam di Tangse sehingga tidak mampu menampung air hujan yang merupakan RAHMATULLAH. Hal ini sudah selayaknya menjadi perhatian Khusus-Fokus & Prioritas oleh PEMDA Pidie, PEMDA Aceh serta masyarakat. Karena tidak tertutup kemungkinan (NAUZUBILLAH MINZALIK) terjadi bencana yang lebih besar yang berdampak kekota Sigli, Bernuen, Kota Bakti, Keumala dan lainnya dipesisir