Berita

Belum Diketahui Penyandang Dana Teroris Aceh

Oleh: Zulkarnaini - 10/03/2010 - 21:39 WIB

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Pemerintah belum mengetahui sumber aliran dana yang diperoleh kelompok bersenjata diduga teroris yang mengadakan latihan militer di pegunungan Jalin, Aceh Besar. Sementara dana dan senjata dipasok orang di luar Aceh.

Ketua Desk Koordinasi Pemberantasan Terorisme Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Ansyaad Mbai mengatakan, hingga saat ini pemerintah belum mengetahui pasti dari mana saja aliran dana yang diterima jaringan teroris di Aceh Besar.

Mbai menyebutkan, pelakunya yang jelas bukan berasal dari Aceh, seperti para pemasok senjata yang berasal dari luar Aceh. Dua hari lalu, polisi menangkap dua orang di Jawa Barat dan Jakarta yang diduga memasok senjata ke Aceh.

“Tokohnya selalu dari luar. Sekarang sudah terungkap dengan bukti yang jelas, tokohnya termasuk yang mengirim senjata dan amunisi bukan dari Aceh,” kata Mbai di kantor Gubernur Aceh, Rabu (10/3).

Saat ditanya berapa jumlah orang Aceh yang diduga terlibat dalam kelompok bersenjata yang diuber polisi sejak 22 Februari lalu, Mbai menolak menyebut jumlah. “Itu masih rahasia polisi. Tidak relevan kita bicarakan sekarang,” kata Mbai. []


Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 7 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. Burhanuddin - March 11th, 2010 - 00:12

    Aliran dana utk teroris , tidak sama dgn aliran listrik , Jadi sulit utk diktahui yg jelas mereka peroleh dana.. dari ALIRAN SESAT…….. ha…ha…ha……………

  2. PeCinta Aceh - March 11th, 2010 - 02:39

    sabee2 na awak kacoe dan ntuk kesekian kalinya pasti dari tanah jawa lagi .. cit karu sabe tanjoe ngeun jawa njan, leuh pajan mulai phon, ekeekek

  3. Teuku saidil mukamil - March 11th, 2010 - 03:51

    Dari jawa pulang ke jawa.pukoema djawa paleuh.

  4. sumantok - March 11th, 2010 - 10:19

    MAKANYA YANG SUDAH MENJADI PEMIMPIN ACEH JGN LINGLUNG ,DAN JUGA ELIT2 MASYARAT ACEH JANGAN LALAI,PENGALAMAN PAHIT YG SUDAH DI RASAKAN DI NEGRI ACEH SUDAH CUKUP SENSITIF, JADI JGN SAMPAI TERULANG KEMBALI.

  5. din - March 11th, 2010 - 21:24

    dasar yg slh

  6. Clekids - March 11th, 2010 - 22:32

    Buat abang PeCinta Aceh… Kalo mau umpatan di media jgn pake Bahasa Aceh… percuma… tak banyak ureng tau, apalagi ureng dari Jawa… Berita tentang Aceh tak cuma abang aja yang simak tapi sluruh ureng yang pake Internet… goblok….

  7. Chandra - March 11th, 2010 - 23:39

    Rakyat di aceh sudah terlalu byk mendapatkan dana APBN,APBA,Bantuan & Hibah luarnegeri dimana hasil wujudnya kalau dimakan dikeudei kupie..kita harus berusaha maju..masak kita nunggu tsunami susulan lagi..biar aceh di bangun lagi….ayo TGK Agam Wandi terhormat mana janji visi & misi mu waktu kampanye…jgn menambah mobil mewah lagi…malulah dengan rakyatmu di Jantho& lamkebeu…beri mereka harapan biar bs bangkit dari keterpurukan….

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar

 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.