Bank Data, Berita

Berikut Identitas Kelompok Jalin

Oleh: Tim Riset & Dokumentasi - 12/03/2010 - 18:22 WIB

LEUPUNG | ACEHKITA.COM — Anggota Kepolisian Sektor Leupung berhasil menggagalkan upaya pelarian sepuluh anggota kelompok bersenjata yang mengadakan latihan militer di pegunungan Jalin, Jumat (12/3) pagi. Kelompok tersebut berencana menuju Calang menggunakan angkutan umum jenis L-300.

Dalam upaya pelarian itu, sepuluh kelompok itu mencarter mobil seharga Rp 1,2 juta. Kepada supir, anggota kelompok itu mengutarakan niatnya ingin bekerja sebagai penebang kayu di pantai barat Aceh. Malah, saat supir menanyakan karung yang berisikan lima pucuk senjata laras panjang, kelompok itu berdalih bahwa karung itu bermuatan chainsaw.

Polisi menewaskan dua dan menangkap delapan lainnya.

Berikut identitas anggota kelompok bersenjata yang diduga terlibat jaringan terorisme di Aceh.

MENINGGAL:
Encang Kurnia alias Jaja alias Umar Yusuf — asal Lampung
Pura Sudarma alias Muttakin — Bandung

DITANGKAP:
Mahfud
Ade Munadi
Yunus alias Ambon
Gema alias Khaidir
Taufik
Hendra Ali
Ibnu Sina
Abu Baro

[]

------
Sent from

It's time for a better tablet!

Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com



Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 24 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. algamis - March 12th, 2010 - 18:29

    Berikan Hukuman yg setimpalpada mereka,agar dapat jadi pengajaran ,

  2. Anak Rantau - March 12th, 2010 - 19:47

    TO TIM REDAKSI.
    Tolong beri alamat yg jelas kepada teroris yang tertangkap.

  3. poleem - March 12th, 2010 - 20:28

    SALUT UNTUK RAKYAT,SALUT UNTUK KPA,SALUT UNTUK POLISI,SALUT UNTUK KORAMIL…SALUT UNTUK KITA SEMUA,KECUALI TERORIST TERORIST…SAYA TIDAK SALUT UNTUK PENGECUT…

  4. Boenar - March 12th, 2010 - 20:55

    Yang tertangkap… ngga usahlah di bawa lagi ke Jkt… habisi ongkos rakyat aja… Ntar Jakarta jadi tempat penampungan teroris… mendingan disini aja Langsung di goreng… biar masyarakat Atjeh PU…ASS…

  5. fadhil ank smk - March 12th, 2010 - 21:29

    panggang trus yg dah dpt … bek bie ampon lee …
    selamat n sukses bgi anggota yg telh membantu penangkapan teroris tsb….

  6. Hafeez AS - March 12th, 2010 - 21:42

    Apakah mreka cma mngdakan ltihan di ACEH untuk dkrim k Palestina. . . .??
    Koq lgsung d tuduh teroris. . .& sran buat ACEHKITA. .untuk dpat mewwancarai mrka yg t’tgkap. . Krn slma ini, isu troris di aceh d media cma dr narasumber sepihak. . .

  7. Tgk Agam palsu - March 12th, 2010 - 22:05

    dimata ALLAH, belum tentu yang kita salahkan di dunia ini, salah dimata ALLAH
    semoga yang lain sadar, kembali ke ISLAM yang sebenarnya..mana yang benar kita telaah dan kita ikuti

  8. Chandra_MH - March 12th, 2010 - 22:19

    BG polem neh aneh buat apa salut pada KPA?? apa yg di lakukan KPA di leupueng,masih ingat yah waktu dikejar2..dan kontak tembak dulu dgn loreng n coklat..masih byk gk pucuk di atas…yang karatan boleh lah…

  9. Ishmael - March 12th, 2010 - 22:55

    CHANDRA..CHANDRA.Kamu jangan menebar benih2 kebencian lagi di tanah rencong.paham

  10. Teuku saidil mukamil - March 12th, 2010 - 23:06

    Chandra_mh lanjutkan perkataan bodoh mu itu ! Ini lah unsur2 sel provokator yg lahir di NKRI.

  11. aduen - March 13th, 2010 - 00:58

    aceh nyoe kadame bek sampe karu lom sabe kedroe2.seharunya pemerintah mencari akar permasalan supaya benih2 terorisme hilang di nanggroe tercinta.

  12. poleem - March 13th, 2010 - 05:29

    @CHANDRA..CARA ANDA BERKOMUNIKASI….TIDAK LAH SEHAT…MALAH SAYA DAN PEMBACA YANG LAIN BISA MENANGKAP ARAH KEMAUAN ANDA..KAMU TAK UBAHNYA SEPERTI TERORIST GAYA MEDIA…MENCOBA MENTEROR AKAL SEHAT PUTERA2 ACEH MERACUNI DGN KATA2 ADU DOMBA,KEU RAKAN2 LOON YANG LAEEN MULAI SAAT NYOW PERHATIKAN LINGKUNGAN BAH PIEH LINGKUNGAN MEDIA..NYOW SI CHAMDRA LEUBEEH JEUHEUT DARI PADA IBLIEH…HATI2

  13. Monteza - March 13th, 2010 - 10:15

    Dlm situasi seperti skrg ini kita dituntut utk lebih waspada, jgn asal percaya pd orang, seperti sopir travel itu apa salahnya memeriksa barang bawaan calon penumpangnya utk antisipasi hal2 yg tdk diinginkan, waspadalah waspadalah…

  14. Tgk Raja - March 13th, 2010 - 10:22

    hahaha. . . bek mcam2 ngon ureung acheh. si candrakula nyan bek peukaco nanggroe

  15. MUJAHIDIN ATJEH - March 13th, 2010 - 11:41

    LON PEU INGAT BAN MANDUM UREUNG ACEH GOB KHEUN TERORIS TANYOE PIH IKOT KHEUN. TANYO UREUNG ACEH MEUPHOM AGAMA BEKLAH IKOT PU YANG IKHEUN LE AWAK BARAT ATAU UREUNG MUNAFEK..BEUNA NEUTUPU TERORIS NYAN LEBEL ATAU MERCK KEU UREUNG ISALAM. NEU NGING KENYATAAN SIDRO2 ITIMBAK DENGAN ALASAN TERORIS.. ALLAH MAHA MELIHAT.

  16. Monteza - March 13th, 2010 - 16:41

    Ada apa dgn candra? Seperti’a koment dia biasa aja yg di bwh’a yg agak provokatif, kayak’a salah alamat deh.

  17. hajijah - March 13th, 2010 - 21:04

    yg bnar bak allah,ureng yg berjuang di jalan NYA

  18. win gayo - March 13th, 2010 - 23:04

    Msh ada juga rupanya org yg ingin aceh ini nggak aman n damai. teroris hbs msh ada lg yg sgt berbhya yaitu simpatisan teroris. Hendaknya POLRI n TNI n masyarakat aceh lbh waspada kedpn. bravo

  19. poleem - March 13th, 2010 - 23:40

    @MANOEK AGAM..NYAN KEON SABOH SOLUSI…CARA YANG GEOT ADALAH TABAHAS…PUW PIEH MASALAH HARUS TABAHAS,MANDUM NANGGROW YANG POH SEUMUPOH HAAN AKAN MAJU2 JADI CHIE PIQEY DUA GEO YANG LOON MAKSUD NYOW…

  20. JamS - March 13th, 2010 - 23:43

    Peu Beutoi nyan??????

  21. Tgk. Agam di Pidie - March 15th, 2010 - 10:53

    wah da teuh……
    macam2 ka lahee bijeh aceh lawet nyoe..
    neujaga maruwah endatu beh adoe ngen aduen lon…

    dari jameun ken geutanyoe aceh galak ta meudamee jeut keu solusi… ken prang lom.

    masa abu nek jameun teuka prang cumbok…meurepah tuboh sabe keudroe-droe..

    masa ayah lon prang DI/TII… tanyoe di doda ngen hak istimewa (damee)

    masa lon rayeuk ka karu lam nanggroe…
    teuka macam bagoe jipeugah pengaco keuamanan…

    sampaoe jinoe ka damee
    wallahu’alam…
    beu bek lee meu ulang ata nyan..

  22. Aceh Kita - March 15th, 2010 - 19:59

    Hafeez AS, kita akan sangat senang sekali kalau ada statement atau pun kesempatan wawancara dengan yang ditangkap polisi. Tapi, tahu sendiri, media sama sekali tidak dibenarkan mendekati orang yang ditangkap. Mereka semua dibawa ke Jakarta. Semua sumber informasi pun, harus melalui Mabes Polri. Kami kesulitan dalam melakukan hal ini.

    Terimakasih atas sarannya.

    Wassalam,
    Redaksi

  23. faisal - March 15th, 2010 - 21:35

    siboek hanamepue dum ureng acheh pakeon bangai sabe2 …terorisnyoe terorisjeh meutateupue tan gadoeh lieh leuboe ek amirika sabe

  24. sumantok - March 16th, 2010 - 13:06

    seharusnya kita tidak menyalahkan satu sama lain ,dan yang benar kita harus sama2 berusaha dan berdoa agar negara kita benar2 aman ,makmur dan sejahtera,begitu juga dengan aceh ,jangan ada lagi propokasi yang membuat aceh tidak aman,KPA juga harus bekerja keras menjaga keamanan supaya anggetanya dan rakyatnya benar2damai

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.