Berita, Hiburan

Besok Sore, Peserta Aceh Folklore Pawai

Oleh: REL - 22/07/2011 - 20:43 WIB

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 180 peserta mengikuti Aceh International Folklore Festival yang akan digelar mulai Sabtu (23/7). Sebelum tampil secara resmi di Taman Ratu Safiatuddin pada Sabtu malam, para peserta melakukan pawai di sejumlah ruas jalan protokol di Banda Aceh.

Peserta pawai menggunakan mobil, yang akan menempuh ruas Jalan Teungku Daud Beureu-eh, Teuku Nyak Arief, pada Sabtu sore. Melintasi kantor gubernur di Jalan Teuku Nyak Arief, peserta pawai akan disaksikan oleh Gubernur Irwandi, Wakil Gubernur Muhammad Nazar, beserta pejabat daerah.

Aceh International Folklore akan diikuti 180 peserta dari 10 negara. Mereka akan menampilkan tari dari negara masing-masing hingga 26 Juli mendatang. Tak hanya dipusatkan di Taman Ratu Safiatuddin Lampriet, pementasan Folklore juga dilakukan di Taman Sari, Taman Putroe Phang, Simpang Lima, dan Rex Peunayong.

“Pementasan peserta dari mancanegara akan dipecah ke beberapa lokasi itu, secara bergiliran selama tiga hari,” kata Ketua Panitia Aceh International Folklore Festival Dewi Meuthia di Banda Aceh, Jumat malam.

Gubernur Irwandi Yusuf akan membuka secara resmi acara yang menghadirkan 10 negara tersebut, kemudian baru dilanjutkan dengan serangkaian atraksi seni dari performa artis lokal, dan diakhiri dengan penampilan pendek tari tiga negara, yakni Turki, Polandia, dan Pakistan. []


Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com


Share on Tumblr

Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada Satu Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. Ureung Awam - July 23rd, 2011 - 21:41

    Njan pue kalom….? Pue na izin bak MPU Aceh dan Kapolda… Hai tgk MPU njan maksit cit…

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.