Berita

Blang Padang Harus jadi Milik Rakyat Aceh: DPRA

Oleh: Salman Mardira - 19/01/2010 - 17:01 WIB

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyatakan komitmennya memperjuangkan tanah Lapangan Blang Padang Banda Aceh, hingga mendapat legalitas hukum jadi milik rakyat Aceh.

“Kita bersama Pemerintah Aceh akan melakukan berbagai berupaya,” kata Ketua DPR Aceh Hasbi Abdullah di Banda Aceh, Selasa (19/1).

Konon, tanah seluas hampir 8 hektar itu, merupakan tanah wakaf yang dikelola oleh Kerajaan Aceh di masa lalu. Tapi, kini diklaim milik Kodam Iskandar Muda.

Hasbi mengatakan, akibat diklaim jadi milik TNI tanah itu tak bisa lagi leluasa digunakan oleh rakyat Aceh, karena Kodam membatasinya dengan dalih kepemilikan atas tanah tersebut.

Hasbi mendesak Pemerintah Aceh segera mensertifikasi tanah Blang Padang menjadi milik rakyat Aceh.

Tanah Blang Padang diklaim milik Kodam Iskandar Muda sejak 2003, tepatnya saat Aceh berstatus Darurat Militer. Kala itu Kodam dipimpin Mayjen TNI Endang Suwarya.

Padahal sebelumnya, lapangan itu kerap dipakai untuk menggelar upacara kenegaraan, pagelaran seni rakyat hingga tempat berolahraga dan bersantai ria warga.

Mencuatnya soal kepemilikan Blang Padang mengundang perhatian sejumlah pihak. Pemerintah kabupaten/kota di Aceh ramai memberi dukungan kepada Pemerintah Provinsi untuk mensertifikasi tanah itu. Dukungan umumnya dituai melalui pemasangan iklan di media lokal.

Cara unik digalang para Facebooker di jejaring sosial, yakni membentuk group ‘Tanah Blang Padang Milik Rakyat Aceh-Blang Padang Belong to Aceh People’.

Anggota group yang dibentuk oleh Nelson Prinza ini terus bertambah saban hari. Hingga pukul 4.41 WIB hari ini, sudah mencapai 4.027 orang. Di sana, mereka berkomentar menyatakan dukungan dan desakan kepada TNI untuk tak mengklaim tanah itu miliknya.

Terkait klaim kepemilikan Blang Padang, sebelumnya, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Hambali Hanafiah menyatakan pihaknya punya dasar hukum mengklaim tanah itu milik TNI.

Tanah itu, kata dia, milik Departemen Pertahanan yang penguasaannya dipercayakan kepada Kodam Iskandar Muda.

“Sesuai dengan surat Keputusan Presiden tahun 1960-an. Dan itu juga tercatat di Bagian Inventarisasi Kekayaan Negara dengan nomor 3101027 dan Departemen Keuangan,” katanya 7 Januari lalu. []

------
Sent from

It's time for a better tablet!

Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com



Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 16 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. candenbaren - January 19th, 2010 - 22:04

    Asskm,Hai Bansa Acheh yg Mulia,NeujagaPusaka Endatu beujrohthat,Sepka puenyangkalheuh Dipeulaku,Bektuwoneuh!BlangPadang itu MilikRakyat Acheh dan Terletak di Acheh titik! TNI Seharusnya Fokus pada MOU Helsynki jangan Tamak dg Harta oranglain.

  2. candenbaren - January 19th, 2010 - 22:52

    Selamat Sejahtera, Rakyat Acheh Yg Mulia jagalah Harta ENDATU Sebaikmungkin jangan biarkan siapapun Merampasnya, Tni seharusnya menjaga Harta Rakyat jgn malah merampas untuk TNI,BlangPadang MilikRakyat ACHEH tak bisa lahir Kelompok yg ingin memilikinya!

  3. muna - January 20th, 2010 - 01:37

    Aneh, Heran !!!;….Tolong TNI untuk tidak membodohi rakyat lagi. Kenapa TNI tetap mempertahankan Tanah Blng Padang, Bukankah TNI dari rakyat. Claim rakyat adalah hak guna rakyat, termasuk TNI.Dan claim TNI adalah hak guna TNI dan akan membatasi hak guna rakyat. Dengan otak yg ada dan dengan IQ yg paling rendah pun, mengatakan itu adalah PERAMPASAN.

  4. muna - January 20th, 2010 - 01:45

    Siapan pun di Aceh harus menjunjung tinggi nilai perdamaian dengan menitikberatkan pada hak keacehan dalam segala poin. Kebodohan,Keserakahan tak perlu di banggakan. Dan, ini bukan nilai atau norma yg hidup dlm hukum Indonesia apalagi di ACEH”

  5. Teungku di Meureudu - January 20th, 2010 - 02:15

    Hukum rimba sebetulnya sudah aut of date tapi bagi basyar tidak peduli apakah itu milik rakyat atau pemerintah Acheh. Yang penting hukum labalaba itu hanya terjaring partai belalang, kupukupu dan capung. Hukum labalaba madein Hindunesia tidak berlaku buat tni/pol ri. Mereka umpama serigala dan beruang yang mampu mengoyak hukum labalaba tersebut.

    Ketika suatu bangsa menindas bangsa lainnya tentara dan polisi digunakan sebagai ujung tombak untuk menindas bangsa lainnya. Di Aceh sekarang sudah damai, dimana sebetulnya bukan damai tapi penipuan. Adalah sebagai bukti kesewenang-wenangan tentara kalau masih saja melakukan penindasan dengan gaya hukum rimbanya. Rakyat Aceh masih ada yang memusuhi tni disebabkab kerja mereka terlalu terhadap bangsa Aceh,

  6. Sofyan - January 20th, 2010 - 08:30

    Kita sudah bertekad untuk menjadi masyarakat madani yang menjunjung hukum tertulis yang berlaku, jangan sok pintar merasa menjadi orang hutan yang baru datang ke kota. Coba berpikir yang jernih, jangan menjadi emosi sebagai panglima, kalau tanah tersebut dianggap bermasalah ajukan sesuai prosedur hukum, adukan ke Pengadilan dan Mahkamah Kostitusi, DPRA jangan jual kecap yang busuk meracuni rakyat yang Aceh yang mendambakan kedamaian dan kecerdasan berpikir. Semestinya anggota DPRA dan Pemda menjadi orang cerdas, bijak dan cendekiawan, jangan menjerumuskan rakyat Aceh ke jurang kebodohan dan emosional, kasihan dong generasi kita harus kembali ke jaman jahiliyah di tengah rimba.

  7. Teungku di Meureudu - January 20th, 2010 - 13:39

    Sofyan ini ngaur bicaranya. dan salah alamat. Sebetulnya dialamatkan kepada tentara bukan kepada DPRA dan Pemerintah Acheh. Dia itu ngomong apa yang menjerumuskan rakyat Acheh hingga dia khawatirkan generasi Acheh. . Yang menjerumuskan Rakyat Acheh bukan DPRA dan Pemerintah Acheh tapi TNI. Apa anda gak bisa memahami masalah? Jangan hanya anda fokuskan pada kekuatan dengkul anda tapi fokuslahpada isi otak anda. Apakah anda tidak memiliki pikiran lagi_. Sekali lagi siapakah yang menjerumuskan rakyat Acheh? Golongan anda, kan?

  8. Zulkarnain - January 20th, 2010 - 21:40

    semua yang ada di aceh itu milik rakyat aceh,jd yg lain minggirrrrr

  9. muslih - January 21st, 2010 - 02:02

    ahlan, tanah blang padang banda aceh milik pemda aceh yang diwariskan oleh pendahulu kerajaan aceh, TNI harus tau itu………

  10. Teungku Bukhari - January 21st, 2010 - 03:52

    Ci neu usaha nyan tgk2 di DPRA & dipemerintah aceh,peuhase neucok pulang tanoh blang padang nyan yg cuma 8 hektar,menyo nyan yg cuma 8 hektar han hase neucok pulang,bek meulumpo untuk taneuk cok pulang NANGGROE yg leubeh luas dari tanoh blang padang.

  11. fakhrur - January 21st, 2010 - 10:47

    TNI tidak berhak atas tanah blang padang semua harta wakaf itu merukanan sudah menjadi hak negara aceh bukan hak TNI/indonesia jadi semua rakyat atjeh baik di dalam nengeri mau pun di luar agar mengambil tindakan secepatnya sebelum, masalah berlanjut lebih jauh ini akan membuat lebih bahaya kepada rakyat atjeh

  12. aneuk paleh - January 21st, 2010 - 14:29

    nyan barokon tamuprang tameucok nanggroe pulang,watee ka tameudamee ka dipakat muprang lom,nya chi pikee mandum rakyat aceh yg pertama dilee ureung2 yg duek bak keurajeun aceh jinoe.
    beutoi lagee tgk bukhari peugah meunyoe tanoh ubee paleut han ek tacok pulang hana peu jak leumpo yg laen.peugah2 keugop mantong bijeh hana got,gop bangai punggoe di pukeik u ateuh tanyoe hana geu tuepue.

  13. puko - January 22nd, 2010 - 04:01

    tanah itu milik Tuhan

  14. puko - January 22nd, 2010 - 04:03

    TNI bukan manusia yang punya hati tapi punya keinginan untuk menguasai dan merampas. makanya jangan masukkan anak-anak jadi catam

  15. Rosa - January 22nd, 2010 - 14:16

    TNI jangan serahkah klo mau hitung2an negara R.I Milik Rakyat Aceh,Karena Pesawat Acehlah yang membantu babu-babu jawa ke belanda untuk mengambil deklarasi kemerdekaan.Lapangan MONAS/Monumen Nasional Di Jakarta Punya Aceh 12 kg emas Rakyat Aceh tengger di sana. makanya putera2 Aceh Mari kita Klaim Indon-esia aceh punya TNI Babu/Pembantu /Anjing Penjaga rumah kita Orang Aceh…Neu Ingat Beuh bek Talengo ASE-ASE yang Di baye TNI yang Status jih ASE gereda…

  16. Ichsan - January 24th, 2010 - 17:20

    Dari lahirny aceh dan sampai kapanpun, tanah blang padang adalah milik rakyat aceh….
    Jgn pernah tni mengaku brjuang untk rakyat jika merampas harta rakyat yg tak ternilai itu…
    Mari smwa rakyat aceh, kita glang perstuan untk tanah blang padang yg memang adlah hak kita…

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.