Berita

Capres Neoliberal Kembali Ditentang

Oleh: AKNEWS - 01/07/2009 - 16:22 WIB

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Belasan aktivis Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat (SMUR), kembali berunjuk rasa menyerukan masyarakat Aceh untuk tidak memilih calon presiden yang mengusung ekonomi neoliberal.

“Akibat ekonomi yang ditentukan pasar, aset dan sumber daya hanya dinikmati 10 % penduduk Indonesia,” jelas Heri Mulyadi, Ketua SMUR, Rabu (1/7).

Dalam orasinya di bundaran simpang lima, Banda Aceh, para mahasiswa juga menyerukan para calon presiden untuk membangun kontrak politik. Isinya janji pemenuhan kebutuhan pangan, energi, pendidikan, kesehatan dan perumahan.

Selain itu, mahasiswa juga meminta para calon presiden konsisten mengusung program ekonomi kerakyatan yakni penghapusan hutang luar negeri dan nasionalisasi industri pertambangan.

Pekan lalu, SMUR meminta masyarakat tidak memilih calon presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK). Kedua kandidat ini dinilai mengusung ekonomi neoliberal.[]

------
Sent from

It's time for a better tablet!

Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com



Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada Satu Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. awe - July 1st, 2009 - 22:19

    Aneh, klo jangan memilih SBY dan JK jadi SMUR menyarankan MEGA??? apa SMUR ga ingat Darurat MIliter di Aceh pada masa Siapa?? Neo Liberal paan tu??????? mending SBY ato JK daripada di megadut

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.