Berita, Lifestyle

Cara Mudah Berhenti Merokok Tanpa Stres

Oleh: Tempo.co - 17/12/2011 - 13:55 WIB

JAKARTA — Para perokok yang khawatir mereka harus berjuang untuk tetap tenang setelah menghentikan kebiasaan merokok mesti  mencatat hal ini. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang-orang yang berhenti merokok bisa mengatasi stres yang dialami setelah berhenti merokok.

Peneliti dari University of Wisconsin meneliti dampak psikologis dari berhenti merokok setelah memperhatikan bahwa para perokok berasumsi berhenti merokok bisa menurunkan kualitas hidup mereka.

Menurut para peneliti yang menulis di the Annals of Behavioural Medicine, para perokok itu khawatir mengenai kemampuan mereka mengatasi stres dan efek-efek negatif, pengasingan sosial, kehilangan kesenangan dan keinginan yang berkelanjutan. Mereka mengatakan meski diketahui dengan baik bahwa berhenti merokok bisa meningkatkan kesehatan dan menyelamatkan kehidupan, ada hasil penelitian kecil yang mempengaruhi efek dari kualitas hidup sehat?

Para peneliti yang dipimpin oleh Dr. Megan Piper menunjukkan sebuah placebo-controlled trial yang melibatkan lebih dari 1.500 pria dan wanita perokok, yang kemudian diminta mencoba berhenti dari kebiasaan merokoknya.

Para partisipan ini kemudian melengkapi evaluasi dan mengambil tes biokimia untuk mengkonfirmasikan status merokok mereka pada saat awal penelitian, tahun pertama setelah penelitian, dan tiga tahun kemudian. 

“Penelitian ini memberikan tambahan informasi penting untuk para perokok yang mempertimbangkan untuk berhenti. Memang berhenti merokok itu sulit. Tapi jika bisa melakukannya, tak hanya kesehatan Anda yang meningkat, tapi juga akan merasa lebih baik secara keseluruhan,’’ kata Dr. Piper seperti diungkapkan kepada Daily Mail onlineedisi 14 Desember 2011. 

Pengukuran kualitas hidup termasuk kesehatan, penghargaan diri, filosofi hidup, standar kehidupan, pekerjaan, rekreasi, proses belajar, kreativitas, hubungan cinta, persahabatan, hubungan keluarga, rumah, dan komunitas.

Dibandingkan dengan mereka yang terus merokok, orang-orang yang berhenti merokok mendapatkan skor yang lebih tinggi dalam semua kategori pengukuran dan mempunyai lebih banyak emosi positif baik pada tahun pertama maupun tiga tahun kemudian.

Mereka juga mengatakan hanya sedikit mengalami stres tentang sesuatu pada tahun ketiga.Para penulis mengatakan, “Penelitian ini memberikan bukti penting bahwa berhenti merokok lebih meningkatkan kesejahteraan dibandingkan mereka yang merokok.”

Ditambahkan bahwa, “Para perokok mungkin mengira berhenti merokok bisa menurunkan kenyamanan hidup atau kualitas hidup. Sebab mereka yakin hal itu bisa mengganggu rutinitas, mengganggu hubungan baik, membuat kesenangan merokok hilang, atau menyebabkan mereka kehilangan kemampuan membuat strategi.”

Namun, kata para peneliti tersebut, “Temuan kami menunjukkan bahwa dalam jangka panjang orang-orang ini menjadi lebih bahagia dan lebih puas dengan hidup mereka jika berhenti merokok daripada tidak berhenti merokok.” [ARBA’IYAH SATRIANI | TEMPO.CO]


Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com


Share on Tumblr

Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 4 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. M. Arminsyah - December 17th, 2011 - 21:37

    Saya mulai merokok pada usia 17 tahun, dan menjadi perokok berat (2-3 bungkus/hari) hingga usia 41 tahun. Seminggu lamanya saya baru dapat jawaban, “kenapa saya merokok?”. Tak lain dan tak bukan : AGAR SAYA DIKATAKAN SUDAH DEWASA !
    Dengan “nawaitu” yang kuat akhirnya saya berhenti membakar duit untuk memperkaya pabrik rokok sejak 1992. Sekarang saya lega tidak diperbudak lagi oleh rokok jahanam itu. Siapa mau ikut ?

  2. confuse - December 18th, 2011 - 00:03

    sungguh sulit, saya sudah coba stop tp cm brtahan 1 bulan, padahal uang pas-pasan tp tetap merokok, mungkin sebaiknya harga rokok jd 200ribu sbungkus bru bs stop

  3. fery - December 19th, 2011 - 02:44

    Gak juga ,tapi coba kalo pabrik nya di tu2p,

  4. hendry - March 14th, 2012 - 23:21

    Jangankan sehari tidak merokok.satu jam saja saya gak bisa tahan.ingin sekali tidak mau merokok tapi gak bisa

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.