Berita

Dewan Pertanyakan Dana Pendidikan Pidie

Oleh: Amiruddin - 03/12/2009 - 18:38 WIB

SIGLI | ACEHKITA.COM — Salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie dari Partai Aceh, mempertanyakan besarnya alokasi dana pendidikan pada 2009 tak sebanding dengan kualitas pendidikan di kabupaten tersebut.

Demikian yang dipaparkan anggota DPRK Pidie dari Partai Aceh Mahfuddin Ismail, dalam lanjutan sidang perubahan anggaran (APBK) 2009 di gedung DPRK Pidie Kamis (3/12). Lanjut dia, anggaran pendidikan di Pidie mencapai Rp200 milyar. Padahal APBK Pidie “hanya” 598 milyar.

Namun, dana yang dinilai besar itu tak bisa mendongkrak kualitas pendidikan di Pidie. “Ini yang kami pertanyakan. Kok dananya banyak, mutunya bobrok,” kata Mahfuddin Ismail.

Mahfuddin juga menyorot kesejahteraan guru. Pemerintah belum membayar tunjangan fungsional guru selama delapan bulan. Tunggakan ini terjadi dalam kurun waktu 2007-2009.

“Dikemanakan uang (pendidikan) sebesar itu,” gugat Mahfuddin.

(Sekedar informasi, kas Pemerintah Pidie sempat minus pertengahan tahun ini. Akibatnya, gaji sejumlah pegawai di kabupaten penghasil beras itu tak terbayar.)

Kepala Dinas Pendidikan Pidie Bukhari Thahir dalam penjelasannya mengatakan, pihaknya tidak mengelola uang pendidikan sebesar Rp200 milyar, karena banyak pemotongan. “Dana itu banyak terkuras untuk gaji guru,” kata dia. []


Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com


Share on Tumblr

Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 3 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. Tgk Raja - December 4th, 2009 - 08:49

    Mungkin dananya masuk rekening dulu sampe berbunga, ini mungkin ya

  2. ureng aceh - December 4th, 2009 - 14:45

    betul tgk raja ,but bunga dulu nantik baru dapat

  3. Raju - December 4th, 2009 - 17:36

    Menye lagenyoe cerita,,sang ka le loem pancuri d pidie….200 M,,hana mungken mandum di pakek k pos pendidikan..

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.