Berita

DPO Bom Jati Asih Berada di Aceh: Kapolri

Oleh: Salman Mardira - 16/03/2010 - 13:42 WIB

LEUPUNG | ACEHKITA.COM – Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri mengatakan, Tono, tersangka pemilik bom di Jati Asih yang diduga kuat hendak digunakan untuk membunuh Presiden SBY, yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) polisi, sekarang berada di Aceh.

Seorang polisi berdiri di samping poster Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus terorisme di Polsek Lueng Bata, Banda Aceh, Selasa (16/3). Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri menegaskan bahwa kelompok yang mengadakan latihan militer di pegunungan Jalin, Aceh Besar, merupakan bagian dari jaringan kelompok Jemaah Islamiyah. Polisi juga tengah mengincar 14 buronan kelas kakap yang terlibat serangkaian pengeboman di Indonesia. HERI JUANDA/ACEHKITA.COM

Seorang polisi berdiri di samping poster Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus terorisme di Polsek Lueng Bata, Banda Aceh, Selasa (16/3). Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri menegaskan bahwa kelompok yang mengadakan latihan militer di pegunungan Jalin, Aceh Besar, merupakan bagian dari jaringan kelompok Jemaah Islamiyah. Polisi juga tengah mengincar 14 buronan kelas kakap yang terlibat serangkaian pengeboman di Indonesia. HERI JUANDA/ACEHKITA.COM

“Ini Tono yang sudah DPO, yang sudah saya buka. Dan mudah-mudahan Kapolda, Pangdam, dan teman-teman Pemerintah Daerah, dalam waktu tidak terlalu lama bisa membawa mereka (menangkap-red),” katanya di Mapolsek Leupueng, Aceh Besar, Selasa (16/3).

Polisi menggerebek sebuah rumah kawanan teroris di Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, dan menemukan sejumlah bom berdaya ledak tinggi, Agustus 2009. Bom itu diduga kuat hendak digunakan untuk meledakkan kediaman SBY di Cikeas, Bogor, dengan sasaran Presiden.

Pascapenggerebekan yang menewaskan dua orang komplotan Nurdin M. Tob itu, nama Tono masuk dalam orang paling diburu, karena diduga kuat terlibat dalam rencana pengeboman itu.

Tono, kata Kapolri, sangat berbahaya dan kini masuk dalam 14 orang yang paling dicari-cari aparat kemanan karena diduga terlibat dalam serangkaian aksi pengeboman di Indonesia.

Menurut BHD, sejumlah buronan itu kini berada di Aceh sebagai kelompok yang paling diburu polisi. “Yang tersisa 14 ini adalah DPO berbahaya, punya keahlian, sehingga target tentunya harus dapat kita tangkap,” ujarnya.

“Mereka ini memang berat dan merupakan kelompok Jaringan Jamaah Islamiyah.”

Dari mereka, BHD juga mengatakan, termasuk adik Pura Sudarma alias Jaja, satu dari dua yang tewas ditembak aparat Polsek Leupung karena melarikan diri dari razia digelar Jumat pekan lalu. Jaja sebelumnya juga DPO polisi dan disangka terlibat peledakan Atrium Plaza, Senen, Jakarta.

Kapolri mengatakan, pihaknya masih terus memburu mereka.[]

------
Sent from

It's time for a better tablet!

Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com



Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 3 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. jerry - March 18th, 2010 - 10:35

    kepada polri saya ucapkan selamat dan terimakasih atas kejayaannya menumpaskan jahanam(teroris)yang merosakkan suasana aman damai negara tercinta kita,jangan biarkan negara kita di cemari oleh perbuatan biadab mereka,mereka harus di hapuskan dari bumi indonesia tercinta,negara tidak akan maju jika mereka ada,sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada polri khasnya polisi sektor leupueng atas kejayaan menangkap dan menghapuskan jahanam(teroris).

  2. jerry - March 18th, 2010 - 10:42

    kepada polri saya ucapkan tahniah dan terimakasih atas kejayaannya menumpaskan jahanam(teroris)yang merosakkan suasana aman damai negara kita tercinta,jangan biarkan negara kita di cemari oleh perbuatan biadab mereka,mereka harus di hapuskan dari bumi indonesia tercinta,negara tidak akan maju jika mereka ada,sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada polri khasnya polisi sektor leupueng atas kejayaan menangkap dan menghapuskan jahanam(teroris).

  3. adien - March 18th, 2010 - 22:11

    TAHNIAH,.

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.