Berita

Gerakan Kutuk PLN Aceh Muncul di Facebook

Oleh: Atayya Alazkia - 24/04/2010 - 16:46 WIB

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kecaman atas pemadaman listrik di Aceh akhir-akhir ini terus terdengar dari pelanggannya. Sebuah grup gerakan mengutuk PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Aceh pun muncul di jejaring sosial Facebook.

Grup dengan nama ‘1.000.000 Facebooker Aceh Dukung Mengutuk PLN Aceh’ dibuat untuk menampung aspirasi para Facebooker yang juga pelanggan PLN. “Di sini tempat untuk kita mengeluarkan unek-unek kita tentang kinerja PLN Aceh,” tulis sang pembuat akun, Paldi TiDur AJah, dalam keterangannya.

Begitu muncul, grup ini langsung disosor oleh para Facebooker dengan berbagai tanggapan terhadap pemadaman listrik. “Dukung pencabutan monopoli listrik,” tulis seorang facebooker Tan Suprianto di dinding grup.

Facebooker lain, Rywanone Aceh, berkomentar ‘pedas’ kepada PLN. Ia menulis “PLN ” Perusahaan Lintah Negara” alias Perusahaan Hisap Darah Rakyat.”

Amatan acehkita.com, hingga Sabtu (24/4) pukul 16.36 WIB tadi, jumlah Facebooker yang sudah bergabung ke grup ini mencapai 182 orang.

Wilayah Aceh, khususnya Banda Aceh akhir-akhir ini sangat sering terjadi pemadaman listrik dengan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Listrik padam sulit diprediksi, tak jelas waktu.

Pekan lalu, mahasiswa melakukan aksi protes terhadap pemadaman listrik di Kantor PLN Aceh di Jalan Teuku Nyak Arief, Banda Aceh . Mereka mengubah pang nama PT. PLN di sana dengan nama Perusahaan Lilin Negara (PLN).

Sementara General Menejer PT. PLN Aceh Zulkifli Qia mengatakan bahwa Aceh masih defisit energi listrik sebesar 70 MW. Kebutuhan listrik sekarang 275 MW, tapi 70 persen di antaranya masih dipasok dari pembangkit listrik di Sumatera Utara.

“Untuk defisit listrik tidak hanya terjadi di Aceh,” katanya di Sigli, Pidie, dua hari lalu. Menurutnya, listrik di Aceh akan normal dua tahun lagi. Pihaknya sedang berupaya dalam hal ini. []


Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com


Share on Tumblr

Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 9 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. pengamat listrik - April 24th, 2010 - 18:09

    selalu alasan kekurangan arus, mesin rusak, dari tahun ke tahun selalu berita seperti itu.
    kenapa tidak dibuat listrik sendiri aja tanpa bergantung ke tetangga ?
    aceh kan negeri kaya raya, mobil mewah banyak berkeliaran di aceh, aceh kan sedang jadi sorotan dunia, mo cari alasan apa lagi ?
    jangan biarkan rakyat mengamuk seperti saat kejadian kasus tanjung priuk, mau aman ? segera buat listrik sendiri

  2. jalalmedbis - April 26th, 2010 - 14:39

    Perusahaan Listrik Tahun ini keuntungan trliyunan toch hak rakyat/pelanggan juga tidak terpenuhi. nah ada apa ini semua kelau bukan rakyat yang kena tipu.

  3. mantiku - April 26th, 2010 - 14:45

    Sabang merupakan pemadan litrik tersering didunia pasalnya, dalam satu malam kerap dimatikan capai 15 kali. uniknya dikabarkan mesin yang sering mati itu tetap saja memakan BBMnya seperi biasanya (nonstop mesin hidup)

  4. mantiku - April 26th, 2010 - 14:46

    Perusahaan Listrik Tahun ini keuntungan trliyunan toch hak rakyat/pelanggan juga tidak terpenuhi. nah ada apa ini semua kelau bukan rakyat yang kena tipu.

  5. mantiku - April 26th, 2010 - 14:52

    Wahai Bpk Pimp. PLN Untuk anda ketahui bahwa SABANG MERUPAKAN PEMADAMAN LISTRIK TERBESAR DI DUNIA. Pasalnya, dipulau 36 ribu jiwa ini kerap terjadi pemadaman capai 15 kali dalam semalam. Sebagai laporan BBM tetap saja dilaporkan habis sama dengan operasi mesin tanpa ada pemadaman.

  6. Syawaluddien - April 26th, 2010 - 15:17

    Pemerintah Aceh (dalam hal ini Gubernur) harus berani mengultimatum Pemerintah Pusat, jika kasus ini juga masih berlanjut, Pemerintah Aceh harus bisa, jika kita lihat dari sarana dan prasarana juga tenaga skill (SDM) yang kita miliki sepertinya tidak ada alasan untuk tidak mampu kita atasi sendiri permasalahan yang sedang kita hadapi, hemat saya, sejak thn 1972 selalu aja alasannya tidak cukup suplai arus, kalkulasi sederhananya adalah : 70 MW = 70.000 W : 38 th = 1,842 W/Thn, jadi pemerintah hanya fokus pada 1,842 W/Thn, kalau kita hadapkan ke solusi, apakah pemerintah tidak mampu? atau belum punya inisiatif/iqtikat baik kearah itu, atau entah apa alasan yang kira-kira rasional atau manusiawi yang bisa kita terima secara pengetahuan dan moral.

  7. Luthansyah - April 26th, 2010 - 15:38

    Memang itulah masalahnya sekarang orang tidak berpikir lagi seperti itu, tapi yang mereka pikirkan kapan listrik itu mati lagi, biar nambah uang operasional kalau untuk rakyat nomor 20 saja, kalau di tanyapun cuma di jawab yang di bayarkan hanya yang hidup saja, masalah hancur dan rusaknya alat2 elektronik masyarakat PLN tidak pernah mau menghiraukannya

  8. hakim - April 26th, 2010 - 23:52

    Masalah listrik dan banyak masalah lainnya tak akan selesai selagi pemimpin2 masih tunduk kepada 3 syaitan dunia.yaitu Harta Tahta Dan Wanita.

  9. Taufik Rafael - April 27th, 2010 - 09:20

    itu sih blom seberapa fans nya, coba buka grup satu lagi dengan nama “1000.000 Dukungan Buat Protes PLN NAD”. thanks

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.