Berita
IFJ & RSF Desak Indonesia Hukum Penganiaya Wartawan Aceh
BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Dua organisasi wartawan di dunia mendesak pemerintah Indonesia untuk menindak tegas oknum anggota Komando Distrik Militer 0115 Simeulue yang telah menganiaya dan mengancam wartawan Harian Aceh. Kedua lembaga yang mengadvokasi kasus pemukulan ini di ranah internasional yaitu International Federation ofJournalist dan Reporters sans Frontiers/Reporters Without Borders atau Wartawan Lintas Batas.
“Pemukulan atau intimidasi terhadap jurnalis yang melakukan tugas jurnalistik oleh aparat pemerintah adalah pelanggaran, pelakukanya harus diadili” kata IFJ Asia-Pasifik Jacqueline Park Direktur melalui rilisnya yang dikirim Rabu (9/7) ke berbagai media di berbagai belahan dunia.
Ahmadi merupakan jurnalis media lokal yang dipukuli dan diancam tembak oleh Pasie Intel Kodim Simeulue Lettu Faisal Amin, ketika menulis praktek illegal logging yang diduga melibatkan militer. Ancaman juga dituai keluarga Ahmadi.
Menurut direktur lembaga yang membawahi lebih dari 600.000 wartawan di 125 negara di seluruh dunia tersebut, walau pihak Kodam Iskandar Muda telah menahan Lettu Faisal Amin, Jacqueline Park mendesak kasus tersebut tetap harus diproses sampai ke peradilan.
“Jurnalis dalam menjalankan hak-hak jurnalis dilindingi hukum, IFJ dan Aliansi Jurnalis independen meminta Pemerintah Indonesia untuk melakukan tinjauan langsung terhadap proses hukum di peradilan personel militer yang bertanggung secara cepat dan efektif,” harapnya.
Organisasi wartawan lintas batas yang bermarkas di Perancis, Reporters Without Borders, juga mengecam tindakan oknum anggota TNI itu.
“Sangat tidak bisa diterima, sehari setelah hari lingkungan hidup sedunia diperingati seorang kurnalia diancam karena menulis aksi penggundulan hutan,” tulis petinggi lembaga ini dalam press statement.
Reporters Without Borders mendesak Indonesia mengajukan pelaku ke pengadilan. “Menteri Pertahanan harus bereaksi dengan menghukum tentara ini,” lanjut RSF. []
Sent from
It's time for a better tablet!
Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com
Tweet
















Campur tangan orang asing koq smakin merajalela di bumi pertiwi ini… apa maunya mereka…??? mgkn ini yg disebut penjajahan oleh asing yg tak berbentuk…
yang paling menyakitkan penjajahan bangsa sendiri oleh bangsa sendiri,,jgn tutup mata
jika bangsa sendiri menjajah bangsa nya sendiri,,,,yg jelas TNI juga termasuk bangsa asing yang berada di Aceh,,dgn berdalih macam2,,sok pahlawan,,..