Berita

Isu Teroris Mempengaruhi Pasar

Oleh: Arman Konadi - 11/03/2010 - 01:14 WIB

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Upaya penyisiran dan penyergapan kepolisian untuk memburu kelompok bersenjata mulai berdampak pada pedagang. Mereka mengaku mengalami penurunan omset karena sepi pembeli.

Rusli (40), pedagang unggas di Jalan Laksamana Malahayati Desa Kajhu, Baitussalam, Aceh Besar, mengaku pendapatan menurun sejak genjarnya penyisiran untuk mencari kelompok teroris oleh kepolisian. “Sejak pengejaran kelompok teroris, kedai saya sepi,” ujarnya kepada acehkita.com, Rabu (10/3).

Menurut Rusli, sebelumnya ia baru menutup kios dagangannya hingga tengah malam. Namun kini ia terpaksa menutup lebih awal. “Untuk apa buka lama kalau tidak laku,” kata dia.

Hal senada dikatakan Harmaini (40) pemilik warkop di jalan yang sama. Harmaini mengaku pendapatannya turun. Penurunan omset ini dikarenakan warga enggan keluar rumah karena takut terkena peluru nyasar.

Apalagi, dua warga meninggal dalam operasi pengejaran kelompok bersenjata yang berlatih militer di pegunungan Jalin, Aceh Besar.

Harmaini berharap agar pengepungan para teroris ini segera berakhir, agar para pedagang bisa membuka usahanya hingga tengah malam. “Jangan sampai konflik lagi. Kasihan masyarakat,” harapnya. []


Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada Satu Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. Boenar - March 12th, 2010 - 18:44

    Sudahi saja pemberitaan tentang terorris itu…BASI…Kasian sama rakyat, terutama masyarakat yg tinggal & berkepentingan di daerah yg lagi disorot beritanya tentang terroris… mendingan cari & sorot berita lain seperti Kasus2 Korupsi atau penyelewengan penggunaan Anggaran… atau barangkali wartawan & media semua sudah di sogok sama Irwandi Yusuf buat alihkan perhatian ttg apa2 yg sudah & sedang terjadi terkait masalah penyimpangan Anggaran atau Korupsi Anggaran di Aceh….???

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar

 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.