Berita

Marak, Penambang Emas Tradisional di Pidie

Oleh: Amiruddin - 12/10/2009 - 20:58 WIB

SIGLI | ACEHKITA.COM — Penambang emas secara tradisional di Kecamatan Geumpang dan Tangse dalam dua bulan belakangan ini semakin marak. Warga dua kecamatan itu menambang emas di sekitar sungai di pegunungan yang ada kandungan emasnya.

“Itu dibenarkan dan masyarakat hanya menambang di sungai saja,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Pidie, Said Muliadi, kepada wartawan, Senin (12/10).

Beberapa perusahaan telah mengantongi izin untuk eksplorasi emas di lahan sekitar 50 ribu hektar itu. Namun, saat ini perusahaan tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Said menjelaskan, eksplorasi dilakukan sudah tiga tahun dan hingga saat ini belum ada kepastian berapa besar kandungan emas di sana. Sehingga pihaknya belum bisa memastikan apakah eksplorasi tersebut akan diteruskan atau tidak.

“Kita lakukan eksplorasi ini untuk mengetahui berapa persen kandungan emas,”paparnya.

Di samping itu, sebut dia, pelestarian hutan juga perlu dijaga, sehingga dengan melakukan eksplorasi tidak merusak hutan lindung atau hutan rakyat. “Kita hanya mengawasi sejauh mana dilakukan eksplorasi,” ungkapnya. []

------
Sent from

It's time for a better tablet!

Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com



Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.