Berita, Hiburan
Meski Diprotes, Panitia PPI Jalan Terus
BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kendati diprotes oleh Rabithah Thaliban Aceh, panitia Pemilihan Putri Indonesia (PPI) Wilayah Aceh tetap melanjutkan proses pemilihan yang kini sudah menetapkan 20 finalis setelah melakukan audisi di Langsa, Lhokseumawe, dan Banda Aceh.
Rini Novita, Ketua Panitia PPI Wilayah Aceh, mengaku apa yang mereka lakukan telah mendapat izin dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Aceh. Ia menyatakan ajang pemilihan itu merupakan “kegiatan positif untuk membawa nama Aceh di tingkat nasional.”
“Kita juga sudah berkomitmen untuk menggunakan syariat Islam dan memakai jilbab baik saat proses seleksi di Aceh maupun nanti ke Jakarta,” katanya, Selasa (19/7) siang, ketika dihubungi melalui telepon selularnya.
Menurut dia, jika tahun-tahun sebelumnya, finalis dari Aceh membuka jilbab saat berada di Jakarta, tapi kali ini “siapapun yang menang mewakili Aceh nanti, tetap mengenakan jilbab saat ikut ke tingkat nasional.”
Rini menyatakan, PPI sama dengan kontes-kontes kecantikan lain yang pernah digelar di Aceh dan nanti yang terpilih mewakili Aceh akan ikut mempromosikan pariwisata di daerah itu.
“Kita akan tetap jalan terus (meski ada protes) karena kita mengambil sisi positif dan kami yakin tak ada yang salah dengan proses pemilihan PPI ini,” kata bekas Putri Citra Aceh 2000 itu.
Ditambahkan bahwa total dara putri Aceh yang ikut audisi mencapai 43 peserta. Dari jumlah itu dipilih 20 orang untuk maju ke babak final. Selanjutnya, pada 23 Juli mendatang, akan dilakukan pemilihan putri mewakili Aceh setelah mengikuti masa karantina tiga hari.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rabithah Thaliban Aceh (RTA) menentang ajang PPI dilaksanakan di Aceh. Ketua RTA, Tgk. Hasbi Al Bayuni, menyatakan, tak bisa menerima PPI digelar sebab hanya mengedepankan kecantikan perempuan agar ditonton laki-laki dan bertentangan dengan syariat Islam.
RTA segera mengirim surat protes ke Pemerintah Aceh agar menghentikan ajang PPI dilaksanakan di daerah ini. RTA juga minta Pemerintah Aceh membatalkan pengiriman duta yang mengatasnamakan perempuan Aceh ke tingkat nasional.[]
Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com
Tweet
















ternyata wanita untuk di perton2 kan
bgtkah wanita dlm syariat islam.
salut untuk RTA
Bit batat that
Maju truuuuus,pantang mundur utk kemajuan aceh,protes itu gak usah diopen,org mau masuk neraka dilarang….he he he
Apabila di lanjut ajang PPI berarti panitia mengolok-olok kan syariat,tapi pemerintah masih tinggal diam!
semoga hati kita masih bisa melihat mana yang hitam dan mana yang putih, juga yang abu-abu.
ingat…, setiap kita adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawabannya….
Semoga kita menjadi bagian dari orang-orang yang mendapat hidayah dan petunjuk dari Allah SWT. Amien…
1. Kami menilai kegiatan tersebut telah bertentangan dengan nilai-nilai kearifan lokal Aceh dan telah melunturkan semangat pelaksanaan Syari’at Islam di Aceh.
2. Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) kami nilai sebagai “trafecking wanita’ gaya modern yang sepatutnya ditentang semua pihak, terutama pemerintah Aceh dan pihak terkait.
3. Kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam kegiatan ini, baik Pemerintah, Sponsor, Peserta dan Panitia agar segera menghentikan dukungan dan menghentikan pelaksanaan kegiatan ini. Kalau tidak, jangan salahkan masyarakat kalau terjadi penghentian paksa oleh masyarakat terhadap kegiatan ini.
4. Kepada aparat kepolisian diminta tidak memberi izin pelaksanaan lanjutan kegiatan ini yang dijadwalkan akan berlangsung pada 23 Juli 2011 di Hotel Lido Graha Lhokseumawe. Kami berharap kepada kepolisian melalui Kapolda Aceh yang arif dan bijaksana agar siap bekerjasama dengan masyarakat Aceh untuk menghentikan kegiatan ini dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terlebih menjelang masuknya bulan suci Ramadhan.
5. Kepada pihak sponsor Pemilihan Puteri Indonesia agar mengalihkan bantuannya kepada kegiatan sosial dan keagamaan, terlebih menjelang masuknya Bulan Suci Ramadhan seperti menyantuni kaum duafa, fakir miskin dan memfasilitasi acara-acara Islami karena manyoritas masyarakat Aceh adalah umat Islam. Kalau tidak kami akan membaikot pembelian produk anda bagi masyarakat Aceh.
Sigli, 19 Juli 2011
Hai cut nyak Rini Novita jgn jadikan Aceh negara LIBERAL, ajang PPI sbuah produk YAHUDI, RINI NOVITA urungkan niat kalian.