Berita

Penertiban Pedagang K5 Ricuh

Oleh: Salman Mardira - 24/03/2010 - 12:39 WIB

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Penertiban pedagang kaki lima di Jalan Teungku Chik Pante Kulu di belakang Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh berlangsung ricuh, Rabu (24/3). Puluhan pedagang yang menolak digusur, bentrok dengan Satpol PP.

Ucok Parta/ACEHKITA.COM

Ucok Parta/ACEHKITA.COM

Seorang pedagang yang tak mau menyebut namanya kepada acehkita.com mengatakan, kericuhan berawal saat petugas mengusir para pedagang kaki lima, karena dinilai mengganggu keindahan kota dan lalu lintas di sana.
“Satpol PP sempat menyita barang pedagang,” kata pria itu.

Pedagang protes dan menyoraki petugas. Suasana memanas, adu fisik terjadi antara Satpol PP dan para pedagang. Tiba-tiba, seorang warga yang belum diketahui identitasnya melempar petugas dengan batu. Tapi, lemparannya mengenai mobil Avanza milik seorang pembeli di sana. Sang pemilik mobil protes, meminta ada yang bertanggunjawab karena body mobilnya peot terkena batu.

Aksi ini menghentikan kericuhan. Perhatian warga di sana seketika berubah kepada pemilik mobil yang langsung bernegosiasi dengan Satpol PP. Muspika Kecamatan Baiturrahman ikut turun ke lokasi menyelesaikan masalah tanggungjawab atas kerugian pemilik mobil. []


Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com


Share on Tumblr

Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 3 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. Apa Lam Bak di Cot Keung - March 24th, 2010 - 21:55

    Mawardi harus segera turun dari jabatan walikota, dan jangan digantikan oleh wakilnya yg walau perempuan ternyata juga tak memiliki hati nurani.
    Kenapa orang cari makan dilarang.
    Apa….? Alasan keindahan kota dan arus lalu lintas…… Masih ada jalan keluar yg lebih manusiawi ketimbang menggusur, mengusir orang mencari nasib buat memberi makan anak isteri dirumah. Atau masih juga memelihara ”syahwat-berahi” dengan acara seremonial adipura….? Di poto sdng menerima piala adipura untuk dipajang dikorang atau sisoting di siarkan di tv lokal, sementara warganya hidup tak tentram akibat angka kriminalitas yg meningkat dari penjahat dadakan yg muncul karena digusur tak boleh menjadi suami yg baik, yg mampu mencari sesuap nasi buat anak isteri….
    Jgn terlalu normatif dah, jadi walikota dilarang goblok tau ! Turunkan mawardi atau jgn lagi pilih dia dan juga wakilnya yg kebetulan perempuan itu….!

  2. kapluk - March 25th, 2010 - 04:28

    mantap apa lambak,,,,,,!!! bereh that tesis droneuh,,,,,jino kajeut neu peucalon droe mantong nyak jeut long pileh dron keu walikota,,,,,maju terus walikota apa lambak,,,,,,,,,,,,,

  3. Apa Lam Bak di Cot Keung - March 25th, 2010 - 07:18

    Terimakasih kapluk atas dukungan anda.
    Tapi Apakah anda bersedia dan mampu all out untuk menjadi ketua tim sukses buat
    APA LAMBAK FOR WALIKOTA BANDA ACEH 2012
    akan kita jadikan banda aceh milik bersama. Banda aceh bukan hanya milik para pemasang iklan di bilboard yg sebenarnya sangat membuat semak dan semerawut langit kota banda aceh.
    Tapi banda aceh juga milik warganya yg hanya mampu sewa lapak buat cari sesuap nasi. Ketertiban, kenyamanan dan kebersihan serta keindahan kota masih bisa kita akali tampa harus melarang orang bekerja untuk menghidupi keluarganya. Juga jgn lupa dgn program kita untuk menindak lajuti KASUS WARIA RRI. Kalau apa Lambak jadi walikota, ”potong taku” apa lambak kalau ada kontes waria dan semacamnya di banda aceh sbg wilayah administaratip apa lambak…

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.