Berita, Olahraga
Persipura WO, Sriwijaya Juara
PALEMBANG | ACEHKITA.COM Kualitas wasit sepakbola Indonesia dianggap ‘bobrok’. Kali ini, Persipura yang kena getahkan. Akibat wasit tak menggubris protes, Mutiara Hitam keluar lapangan alias mogok main. Tapi juara Copa Indonesia tetap Sriwijaya FC.
Memang, Laskar Wong Kito sukses mempertahankan gelar Copa Indonesia yang juga direbut tahun 2008 lalu dari lawan yang sama. Namun, ketika bermain di Stadion Jaka Baring, Palembang, Minggu malam, skuad Rachmad Darmawan mempertahankan gelarnya. Tapi sekarang dengan sedikit catatan.
Aksi mogok yang dilakukan para pemain Persipura bermula dari hasrat besar anak-anak Papua menyamakan kedudukan dibabak kedua. Sementara pada babak pertama imbang sama kuat 0-0. Kedua tim tampil menawan. Meski tuan rumah sedikit dominan, namun Persipura juga tidak kalah agresifnya.
Di babak kedua, tempo permainan semakin cepat, Sriwijaya FC yang musim lalu juga mengalahkan tim Mutiara Hitam, akhirnya bisa unggul terlebih dahulu di menit ke-51 lewat sundulan kepala Obiora.
Setelah gol yang diciptakan Obiora, Persipura berusaha menyamakan kedudukan. Delapan menit kemudian terjadi insiden walk out. Ini terjadi, akibat kiper Ferry yang menyambar Ian Kabes yang tengah membawa bola di area kotak penalti. Namun, bola muntah hasil tabrakan tersebut langsung disambar pemain Persipura dan membentur badan pemain SFC.
Para pemain Mutiara Hitam, menyangka telah terjadi handsball, dan mereka meminta wasit memberi hadiah penalti. Sementara wasit Purwanto tidak menggubris pemain-pemain Persipura. Menurut pengamatan wasit, tidak ada pelanggaran, maka tidak ada terndangan penalti.
Dengan kejadian itu, kontan saja para pemain Persipura keluar dari lapangan pertandingan. Walaupun sudah dibujuk oleh official pertandingan dan juga ketua Umum PSSI Nurdin Halid, tim Mutiara Hitam tetap saja menolak melanjutkan pertandingan.
Akhirnya pertandingan di hentikan, setelah satu jam insiden itu terjadi, dan Sriwijaya pun berhak menjadi juara di ajang Copa Indonesia 2008/2009. [dbs]
Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com
Tweet
















pihak Sriwijaya handsball, Persipura nendangin wasit Purwanto di laga terakhirnya. Di saat bersamaan, Afsel handsball pemain spanyol malah nyante-nyante aja. Sekitar 5 jam kemudian, gol brazil dianulir oleh wasit yang mimpinin brazil kontra AS di final piala konfederasi. Toh, nyatanya pemain brazil nyante aja meski tertinggal 2-0. Padahal final Copa Dji sam soe gak ada apa-apanya dibandingin final konfederasi. Mendingan kita sportif aja broo. Lagian gak ada gading yang tak retak. Collina juga pernah buat kesalahan kok. Wasit terbaik Inggris, Graham Poll aja pernah ngeluarin 3 kartu kuning ke orang yang sama di ujung karirnya. Seharusnya, justru pemain Persipura yang harus berdewasa. Mungkin bukan cuma Persipura aja sich, kelihatannya memang mentalnya orang Indonesia.
kawan2 semua, saya rasa aksi WO persipura wajar sj..mereka marah krn setelah insiden handsball, jeremiah di beri kartu merah tanpa ada peringatan ato kartu kuning terlebih dahulu..oleh sebab itu saya mengajak kawan2 setanah air kita rombak PSSI sj..jgn krn masalah kecil ini sj bisa merusak persatuan & kesatuan bangsa..skrg persipura, sapatau besok2 timnya sodara sekalian..kita jgn mau dirusak oleh mantap napi koruptor