Berita

Pidie Jaya Dikepung Banjir

Oleh: Salman Mardira - 20/12/2009 - 08:49 WIB

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Sejumlah desa di Kecamatan Meurah Dua, Ulim, dan Meureudu, Pidie Jaya, dilanda banjir, Sabtu (19/12) malam, akibat meluapnya Krueng Meureudu dan Ulim, menyusul lebatnya hujan di pegunungan di sana sejak Jumat siang.

Faisal Rusydi, seorang pemuda di Ulim yang turun ke lokasi banjir, melaporkan, desa terparah dikepung banjir umumnya berada di kawasan selatan Meurah Dua, seperti Seunong, Geunteng, Blang Awe dan sekitarnya. “Tinggi air di sana sudah mencapai dada orang dewasa. Rumah-rumah banyak yang terendam,” katanya via telpon seluler kepada acehkita.com.

Banjir juga sudah mengenangi sejumlah desa di Meureudu. “Bahkan hingga sekarang (pukul 22.40 WIB) sudah sampai ke Keude Meureudu (1 kilometer dari Meurah Dua-red),” ujarnya.

Desa yang tergenang meliputi Beurawe, Dayah Kleng, Meunasah Bi, Lueng Bimba, dan Keude Meureudu. Air mencapai ketinggian satu meter.

Sementara di Ulim meliputi Desa Tijien, Geulanggang, Meunasah Bueng, Balee Ulim, dan Masjid Ulim Baroh. Jalan desa yang menghubungkan Kecamatan Ulim dan Meureudu, hingga pagi ini masih belum bisa dilewati, karena genangan air. Begitu juga jalan desa yang menghubungkan Meureudu dengan Meurah Dua.

Ribuan warga di tiga kecamatan itu sempat mengungsi ke masjid dan meunasah terdekat. Hingga pagi ini, sebagian di antara mereka sudah mulai pulang untuk melihat kondisi rumah yang sempat tergenang. Belum diketahui adanya korban jiwa.

Menurutnya, air yang menggenangi permukiman warga datang tiba-tiba sejak lepas isya. “Di sini hujannya tidak begitu deras, tapi yang deras di pegunungan sana. Ini diperkiran air dari pegunungan,” katanya. []


Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 4 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. ureng aceh - December 20th, 2009 - 16:01

    disebab kan dg sering banjir di aceh ,,orang aceh masih banyak potong kayu liar di gunung ,,

  2. Awak Gunung - December 20th, 2009 - 21:10

    kasihan rakyat, banjir datang tidak diduga2, hujan rintik-rintik efeknya banjir. Ini ada Pemotongan kayu (illegal loging) di gunung Pijay. Rakyat sengsara, tuan-tuan tertawa.

  3. ureng aceh - December 21st, 2009 - 14:03

    hampir seluruh rakyat senong potong kayu liar di gunung ,dan angkat 2 batu liar di sungai ,maka nya susibah tertimpa di mana tempat,,,,,,

  4. Fahrizal - December 22nd, 2009 - 12:17

    Maaf, di Meureudu tidak ada beurawe, yang ada Beuriweueh (pada paragraf 4) jika ada informasi tentang Pidie Jaya mohon informasikan juga ke saya karena ada yang minta informasi juga dari saya yaitu BAMUS PIJAY di Jakarta.

    Terima Kasih

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar

 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.