Berita

Polisi Harus Biayai Anak Korban Salah Tembak

Oleh: Imran MA - 08/03/2010 - 13:57 WIB

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM — Polisi harus menanggung biaya hidup dan pendidikan untuk keluaga dan anak korban warga sipil yang menjadi korban salah tembak dalam operasi pengejaran kelompok bersenjata di pegunungan Jalin, Aceh Besar.

Tuntutan itu disuarakan enam mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa (FKM) Aceh. Mereka melakukan aksi unjukrasa di Bundaran Simpang Jam Kota Lhokseumawe pada pukul 11.00 hingga 12.00 WIB.

Dalam aksi itu, aktivis FKM Aceh menyorot kinerja aparat Kepolisian Aceh dalam melakukan operasi yang masih menimbulkan korban sipil. Dua warga sipil menjadi tewas dalam operasi pengejaran kelompok bersenjata tersebut, yaitu Kamaruddin alias Raja Rimba dan Nurbahri Adam. Keduanya meninggal di tempat yang berbeda.

“Polisi harus profesional, dan harus tahu bahwa senjata polisi dibeli dari uang rakyat, kenapa polisi kini menembak rakyat,” kata Agam Khalilullah, seorang pendemo. “Polri harus bertanggungjawab.”

Agam menyebutkan, polisi harus memberikan biaya hidup dan membiayai pendidikan anak-anak korban yang kini telah yatim. FKM juga meminta polisi agar memperhatikan hak asasi manusia dalam setiap operasi yang dilancarkan. []

------
Sent from

It's time for a better tablet!

Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com



Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 7 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. Nyak Raja Nagan - March 8th, 2010 - 14:11

    ini tindakan bijak kalangan mahasiswa, sangat menyentuh, mereka tahu menempatkan hal-hal yang mesti diperhatikan oleh semua pihak. saya salut dan maju terus mahasiswa

  2. ndr - March 8th, 2010 - 14:55

    semoga warga sipil benar2 di perhatikan hak2 nya.

  3. Rajaitam - March 8th, 2010 - 15:05

    POLRI wajib bertanggung jawab terhadap korban baik secara hukum dan hak korban wajib dipenuhi secara berkelanjutan, meski polisi digugat itu ngak akan memperselesaikan kasus ini krn polisi kebal hukum hari ini yg diberi wewenang penuh oleh penguasa(cth kasus praperadilan sipon panyang terhadap kapolres aceh utara)
    TOlak militer tambahan utuk aceh, hentikan kebrotalan dan kebodohan aparan kePOLISIan.
    tindakan polisi macem anak pramuka

  4. Teuku saidil mukamil - March 8th, 2010 - 15:23

    Maju terus FKM ACEH

  5. Dolah - March 8th, 2010 - 16:55

    Mana bukti.a sumpah sapta marga korp POLISI NEGARA.
    Penganyom msyarakat mlh menjadi pembabat masyarakat. PKI banget lo pade..

  6. PeCinta Aceh - March 9th, 2010 - 02:18

    rugi berkoak-koak di depan jalan namun hasilnya tetep nihil

  7. Polem Lamtueba - March 9th, 2010 - 05:49

    Polisi suruh biayain anak korban salah tembak?? yang bener aja ni, untuk makan anak istri saja duit dari pungli.

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.