Berita
Polisi Harus Usut Sengketa Tanah di Sabang
BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Gubernur Aceh Irwandi Yusuf meminta pihak Kepolisian Sabang menuntaskan kasus sengketa tanah antara TNI Angkatan Laut dengan Syahruddin, warga Desa Aneuk Laot, Kecamatan Sukakarya, Sabang. Sengketa itu menyebabkan TNI AL membongkar paksa rumah milik Syahruddin pertengahan bulan ini.
Pihak Kepolisian Kota Sabang, sebut Irwandi, harus memanggil kedua belah pihak yang tengah berseketa tanah untuk menjelaskan persoalan tersebut. Polisi juga bisa bertindak keras terhadap pihak yang main hakim sendiri.
“Harus selesaikan sesuai dengan aturan main,” kata Irwandi Yusuf di Banda Aceh, Rabu (23/6). “Kalau ada pelanggaran, ada penegak hukum yang menyelesaikannya. Pemda tidak berhak campur tangan di bidang hukum.”
Seperti diberitakan acehkita.com, TNI AL membongkar paksa rumah milik Syahruddin yang dibangun di atas lahan seluas lima hektar. TNI AL mengklaim tanah yang dikuasai Syahruddin merupakan milik angkatan tersebut. Pada 2 Juni lalu, TNI AL melayangkan surat meminta Syahruddin segera mengosongkan tanah tersebut. Namun, Syahruddin menolak permintaan Angkatan Laut. Tanah yang didudukinya itu merupakan warisan orang tuanya.
Karena tak mengindahkan surat tertanggal 2 Juni, TNI AL kemudian merubuhkan rumah permanen itu pada 14 Juni lalu. Bahkan, Syahruddin mengaku dianiaya pasukan Angkatan Laut saat eksekusi tersebut. Hingga berita ini diturunkan, media ini belum memperoleh konfirmasi dari pihak TNI Angkatan Laut.
Gubernur Irwandi meminta Kepolisian Sabang untuk menindak oknum TNI AL yang telah menganiaya warga. “Saya mengingatkan perlunya ketaatan terhadap hukum. Penyelesaiannya ada pada penegak hukum,” kata dia. []
Sent from
It's time for a better tablet!
Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com
Tweet
















setuju apa yang disampaikan irwandi. polisi harus mengusut tuntas kasus ini. kalau tidak berarti polisi bukan lembaga penegak hukum.lebih baik bubar saja
Asskm,hai Tgk Irwandi hanapayah peudong hukom di Atjeh,sabap yg peulaku Jen yg peutupat Iblih,ureueng Atjeh chit ka hak geuteurimong tapak sipatu TNI laencarapihhana,MOU-Helsinki pih kagadoh,nyankeuh nasip Atjeh Ordebaru,wslm.
Geubri Nikmat tacok Laknat,wahesyedara meutuah neupajoeh puenyangna geubri bak ALLAH,bekneupike pue yg teungoh neukalon lawetnyoe,dangdang tawoe bak ALLAH,hanapue neujakseunoh Piasan lawetnyoe na ALLAH yg Peulara geutanyoebandum AminYa ALLAH.