Berita
Petugas Syariat Razia Busana
BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Petugas Syariat menggelar razia busana muslimah bagi warga Kota Banda Aceh yang melintasi Jalan Teuku Umar Setui, Selasa (1/12) sore. Dalam razia itu, Petugas Syariat memperingatkan 250 perempuan yang tidak mengenakan penutup kepala dan memakai celana ketat.
Mereka yang menggunakan celana jeans ketat, celana pendek dan tidak memakai kerudung diharuskan menandatangani surat perjanjian untuk tidak mengenakan pakaian yang melanggar syariat Islam.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota BandaAceh, Iskandar, mengatakan, razia itu dilakukan untuk terus mengingatkan masyarakat serta para pendatang bahwa Aceh adalah daerah yang memberlakukan syariat Islam.
“Aturan-aturan tersebut sudah terdapat dalam qanun dan harus dijalankan,” ujarnya.
Umumnya, yang terkena razia itu adalah remaja yang masih berusia belasan tahun.
Sejumlah remaja yang terjebak razia protes usai diceramahi Petugas Syariat. “Petugas WH (Wilayatul Hisbah/Polisi Syariat) sendiri masih kedapatan melanggar syariat, untuk apa mereka merazia kami?” tutur salah seorang remaja kepada wartawan.
Sejak 2000 lalu, Aceh mendeklarasikan diri sebagai daerah yang memberlakukan syariat Islam. Sejumlah perangkat pendukung disiapkan, seperti Qanun Mesum, Judi, dan Qanun Minuman Keras. Para pelanggar syariat didera cambuk, berkisar 3-40 kali.
Dua bulan lalu, Parlemen Aceh periode 2004-2009 mengesahkan Qanun Jinayat yang memuat klausul rajam hingga mati pelaku zina yang telah menikah. Qanun ini menuai kontroversi dan membuat Pemerintah Aceh menolak menandatanganinya.
Awal 2010, Kabupaten Aceh Barat malah akan mengharamkan perempuan mengenakan celana panjang. Kabupaten ini tak membuat aturan tegas soal celana pendek bagi kaum lelaki. []



















insya allah negara aceh mungkin jroh that dg ada operasi serdung perempuan oleh polisi wilyatul hisbah ,kalou boleh harus serentak di seluruh aceh
Seperti kata Zainuddin MZ, kalau tidak suka hukum Allah, berlaku, silahkan cari kolong bumi yang lain. Untuk cewek remaja yang tak disebutkan nama: kalau tak suka dgn razia itu ya silakan cari daerah lain…, hahahaha
bkannya ngurus diri sendiri, sibuk ngurus org lain pke pakain, pa ngak da kerjaan lain??
Mounaldo…Setuju ma pendapat loe.,.
sekarang banyak anak 2 kuliah di banda aceh yg sering pakai celana ketat ,kalou anak 2 kuliah yg tak mau dengar undang 2 aceh silakan kuliah ke hongkong saja supaya sama dg orang cina ,karna kita perempuan muslimah ,
memang lebih enak kuliah di hongkong dari pada di aceh. bukannya pendidikan di aceh tu bgus kali. jgnkan di bandingkan dgn negara lain, dengan daerah lain pun ngak da pa2nya.
BAGUSNYA MEREKA TELANJANG SAJA,KERANA MEREKA PIKIR KAYAK HIDUP DI TEXAS.MAKANYA BAGI SESIAPA YANG TIDAK BERPAKAIAN MUSLIMAH GET OUT SAJA FROM ACHEH.SALAM SEJAHTRA DARI ANEUK ACHEH DI CANADA.
get out pa ngak, tu urusan org yg bersangkutan. bgus urus aja diri kau sendiri.
Aneuk acheh bek tuwo identitas geutanyoe, ta teruskan warisan endatu. Tp na cit yg membangkang, sungguh memprihatinkan
sebetoi jih, aneuk hana yg membangkang, mese pemimpin serta bawahin jieh get dlm bekerja. “bek korup peng rakyat”.
Aceh termasuk daerah no. 1 terkorup di bandingkan dgn daerah lain. pejabat dan aparatur aceh terkenal dgn korup nya.
nyan jieh pih ” sungguh memprihatinkan dan miris utk diketahui”.
Mgkn beutoi lage gata peugah. Nyan bandum but pue korup, baju ketat dll atra iprunoe luar nyan. Dan tanyoe pih hana tingat lhe cara endatu, gadoh lale iprunoe cinetron ngon impotement celebriti jakarta