Berita
Polisi Tangkap 9 Pelaku Teror
JAKARTA – Pihak Kepolisian Aceh berhasil menangkap sembilan orang yang diduga melakukan aksi teror menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum 2009. Kesembilan pelaku itu ditangkap dalam Operasi Sikat Rencong bersama sejumlah barang bukti. Mereka disangkakan melakukan serangkaian tindak teror terhadap masyarakat dan peserta Pemilu.
“Kami menyita beberapa senjata api dan sembilan tersangka sudah berhasil tangkap,” kata Kepala Polri, Jenderal Bambang Hendarso Danuri, usai bertemu Presiden, di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin, 16 Maret 2009, seperti dilansir Vivanews.com.
Menjelang Pemilu 9 April nanti, situasi keamanan di Aceh memanas. Kemarin, Hendra Faisal, calon anggota legislatif dari Partai Aceh ditembak orang yang belum diketahui identitasnya di Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat. Hendra Faisal mengalami luka tembak di bagian betis. Di Aceh Tenggara, posko Partai Aceh dibakar orang tak dikenal.
Partai Aceh yang didirikan pentolan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) akhir-akhir ini menjadi sasaran teror. Pada 13 Januari lalu, kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Aceh di Jalan Sultan Alaidin Mahmudsyah di pusat kota Banda Aceh, digranat. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Tak hanya menyerang fasilitas kantor, peneror juga mengincar aktivis Partai Aceh dan Komite Peralihan Aceh (lembaga tempat bernaungnya mantan kombatan GAM).
Pertengahan Februari lalu, Ketua Sagoe Partai Aceh Ujong Kalak, Aceh Barat, tewas setelah tubuhnya diterjang timah panas. Hingga kini, belum diketahui siapa pelakunya. Polisi berjanji menguber para pelaku teror.
Tak hanya Partai Aceh yang mendapat teror. Partai SIRA dan Partai Rakyat Aceh juga menjadi sasaran. Namun, teror terhadap partai ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Partai nasional seperti Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera juga mengalami kekerasan. Bahkan, di Bireuen, kantor Partai Golkar sempat digranat.
Teror dan intimidasi menjelang Pemilu ini mendapat perhatian serius dari Wakil Presiden M. Jusuf Kalla. Saat berkunjung ke Aceh Jumat pekan lalu, Kalla meminta semua pihak untuk menjaga suasana damai di Aceh. Dia meminta semua pihak untuk tidak melakukan tindakan teror dan intimidasi. [aknews/vivanews.com]
Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com
Tweet
















sekarang saya ingin menghimbau kepada pemerintah tolong pelaku teror di aceh menjelang pemilu segera ditangkap,dan polri harus sungguh2 menuntaskan kasus ini secepat mungkin krn ini udah termasuk kriminal besar dan telah membunuh banyak orang terutama kepada kader terbaik partai aceh dan jangan biarkan penjahat dan pembunuh yg tidak bertanggung jawab itu semakin merajalela dengan aksi kejahatannya.yg kami inginkan rakyat aceh sekarang ini adalah hidup dalam damai tampa ada yang mengusiknya, krn tanah rencong ini adalah tanah makmur.dan bapak pemerintah yang terhormat tolonglah kami rakyat aceh ini hidup dalam damai dan demokratis jgn biarkan kami hidup seperti dahulu lagi,hidup dalam komflik yang banyak menumpahkan darah rakyat aceh yg tidak berdosa.