Berita
Polisi Tangkap Mantri
DESA TELADAN | ACEHKITA.COM — Diduga ikut memberikan bantuan pengobatan kepada kelompok yang sedang diburu aparat keamanan, seorang warga Desa Teladan, Kecamatan Lembah Seulawah, ditangkap polisi.
Informasi yang dihimpun acehkita.com menyebutkan bahwa warga yang ditangkap bernama Suratman. Pria berusia 42 tahun yang bekerja sebagai pembantu mantri di Puskesmas Desa Teladan ini ditangkap aparat Selasa lalu.
Kepala Desa Teladan Yul Effendi mengatakan penangkapan tersebut diketahui dan dikoordinasikan dengan aparat desa. “Katanya untuk dimintai keterangan karena ditemukan obat-obatan di hutan yang diduga milik teroris,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (11/3) sore.
Dalam penyisiran di sekitar Desa Teladan awal pekan ini, polisi menemukan obat-obatan, berupa obat dema dan malaria. Obat itu diduga berasal dari Puskesmas Teladan. Seorang perawat juga dimintai keterangan terkait kasus ini.
Penangkapan ini disesalkan warga. Puluhan perempuan desa itu, Kamis sore mendatangi Polres Aceh Besar di Jantho untuk meminta agar Suratman dibebaskan. “Kami sangat membutuhkannya,” kata N. Herawati. []
Sent from
It's time for a better tablet!
Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com
Tweet
















…Allah itu akan menolong siapa saj yg menolong AgamNYA..
Yang perlu ditolong adalah pemahaman muslim yang membuat islam jadi kerdil dan remuk di mata dunia padahal pernah menguasai dunia dengan ilmu dan adab. Rebut dulu kekuasaan negara seperti perjuangan panjang politik tanpa kekerasan a la khoimeni baru bicara kekuatan Islam Tgk! Jika agama Allah ditolong terkesan bahwa agamaNya lemah harus dipapah terus dan akan kuat jika kita bisa bunuh diri di pasar. Lantas siapa yang akan mengisi hidup menjayakan bumi ini setelah AgamaNya kuat kalau semua pejuang mengajak orang untuk mati? kebencian pada orang lain (asing) seolah menyatakan AgamaNya terancam dalam selalu bahaya.
islam mengajarkan kasih sayang kepada sesama manusia..baik itu berstatus muslim maupun nonmuslim…
SELAMA KITA BERPEDOMAN PADA PANCASILA BUKAN PADA AL-QUR’AN DAN SUNNAH MAKA KITA SELALU DALAM KEADAAN NANGGROE SENGSARA.
Hal diatas sah2 saja sebg manusia,hruz slng tolng men0l0ng dan polisi harap mengerti akn suratman,..
Nah,sm0ga kedamaian d aceh dpt terus b’langsung dg indh..