Berita, Lifestyle

Pria Ogah Pakai Kondom

Oleh: Ucok Parta - 11/06/2009 - 23:45 WIB

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Untuk menggalakkan penggunaan alat kontrasepsi di kalangan lelaki dewasa, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional mencari inovasi baru. Lembaga ini sedang giat-giatnya mencari alat kontrasepsi yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan asli Indonesia, agar para lelaki di sini tak lagi ogah.

Kepala BKKBN Sugiri Syarief mengatakan, dalam sebuah riset yang dilakukan pihaknya ditemukan hanya 1,5 persen lelaki yang ikut program Keluarga Berencana, menggunakan alat kontrasepsi.

“Kaum pria enggan menggunakan kondom,” kata Sugiri dalam bakti sosial TNI-KB Terpadu di Taman Sari, Banda Aceh, Kamis pagi.

BKKBN punya siasat agar program Keluarga Berencana yang popular dengan slogan “Cukup Dua Anak Saja” ini sukses.

“Jadi, saat ini sedang diteliti alat kontrasepsi baru yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan asli Indonesia, sehingga kita punya alat kontrasepsi buatan sendiri,” sebut Sugiri.

Kendati para pria juga mengikuti program KB, tapi selama ini yang menggunakan alat kontrasepsi hanya kaum perempuan saja. Umumnya, para ibu-ibu menggunakan suntikan dan implan. “Di Aceh, penggunaan implan cukup tinggi,” katanya. []


Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 13 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. sigam bakong - June 12th, 2009 - 12:57

    kaum pria banyak yg suka lebih cepat lebih baik…

  2. Syekh khalil samalanga - June 13th, 2009 - 00:33

    Kenapa harus ada program “anak cukup 2 saja”. ? Padahal dengan banyak anak, warga negara pun betambah dan negara menjadi kuat, Bagi muslim, bertambah saudara, jadi tidak ada yang kita takutkan. Kalau alasan merepotkan negara, jangan membatasi pertumbuhan rakyat tapi pisahkan saja negara menjadi dua bagian, Indonesia timur dan Indonesia barat dan dikelola dengan benar.
    Saya khawatir suatu saat nanti muncul program pengurangan jumlah penduduk dengan cara membantai etnis atau kelompok tertentu dengan alasan-alasan politis..Na’uzubillah..

  3. Soe gata - June 17th, 2009 - 20:18

    KB itu satu program untuk menghilangkan etnis2 tertentu di Indonesia. Program ini sudah diperbuat sejak zamannya Pak Harto dulu.

    Program KB dan Transmigrasi di Inodesia adalah parallel. Menurut saya, KB diperlukan di pulau jawa bukan didaerah lain, Pulau jawa sudah padat. Tapi hakikatnuya, di daerah2 lain di majukan program KB tapi tidak di pulau2 yang sudah padat. Kemudia mereka mengambil2 orang2 di pulau jawa, dijadikan trasnmigrasi kepropinsi lain. Alangkah bodohnya kita, kalau mengikuti program KB ini!!

  4. Polem - June 23rd, 2009 - 01:49

    KB itu memang bagus kalau untuk menjarangkan anak..Tetapi untuk 2 anak saja no way..jak lam page keudeh!!!heheheh..itu cuma berlaku di pulau Jawa yg sudah penuh manusianya, Untuk Aceh khususnya dari dulu cm 4, 2 juta manusia aja..tiada ada tambahan apa-apa..lalu pantaskah ber KB???

  5. apa yannis - June 25th, 2009 - 19:28

    memang kaum pri lebih suka dengan lebih cepat lebih baik,,hari gini pakek kondom…mana mandiri.

  6. aneuk nanggroe - July 1st, 2009 - 11:45

    makanya dari dulu Aceh selalu dibohongi oleh Pemerintah Pusat Jawa. seharusnya di Jawa yang harus ditingkatkan program KB ini, kenapa mesti di Aceh??? Aceh seluas ini hanya 4 juta, orang2 jawa selalu ditambah di Aceh, orang Aceh dibunuh. ini yang harus dicermati oleh para keluarga, jangan berpegang pada 2 anak saja cukup. Lebih cepat lebih baik dan lebih banyak lebih baik. Demi bangsa dan naggroe Aceh ke depan.
    Kiban na Pakat????

  7. Syeh_kandang - July 7th, 2009 - 11:05

    Putra dipeugah si ucok,kita gk prlu pakai pil KB yg sgat brbahaya bagi ksehatan..yang blm dikaruniakan anak saja susah pyah buatnya,untuk apa kita menahan bila karunia itu datang..di dlm islam tdk ada larangan ttg beranak banyak,nmun hny 1 hal yg prlu dipertimbangkn!! sesuaikn dgn biaya hidup kita sehari-hari,jgn sampai anak2 kita klaparan..

  8. joana - July 10th, 2009 - 11:17

    lanjutkan aja dech…

  9. Darso - July 18th, 2009 - 12:55

    Justru belum padat penduduknya lebih baik ikut kb apa mau padat kayak pulau jawa? Sekarang aja belum padat hutan2 di aceh terancam gundul bagaimana kalau udah padat kayak pulau jawa hai gam??

  10. Musfijar - July 21st, 2009 - 23:31

    KB hana laku di aceh beh………….. kamoe di aceh manteng kuat dengan agama islam. pegawai KB bek sampe melanggar hukum Allah…

  11. Mahfudz Makam - July 31st, 2009 - 18:15

    Mohon meaf kepada seluruhnya. kayaknya pejabat nasional di aceh khususnya dinas KB sudah tidak ada lagi pekerjaan yang dilakukannya. KB sudah sejalas-jelas haram menurut Al-Qur’an untuk apa dibahas-bahas lagi, sepertinya orang aceh suka ber KB yang saat ini dibesar-besarkan oleh dinas tersebut, apa lagi masalah kondom. Hanya orang gila yang mau membahas hal-hal yang tidak signifikan itu.

  12. Asroel - October 26th, 2009 - 16:10

    Setujuuuu…. Kalo alasannya ber KB untuk 2 anak cukup hanya orang yang stress n tidak beragama yang mengikuti, kecuali untuk menjaga jarak sech ok2 aja… sayang ureung inong, lam ayoen ka diklik… lam tingku ka jimoe, golom lam teumpat eh…
    kalo untuk anak 2 bek neu tem… tapi kita melakukannya demi wanita2 aceh, untuk menjaga jarak kelahiran…

  13. ‘pless jangan mengatas namakan HAM’ - February 11th, 2010 - 13:22

    hihihihihi..lucu..mending uang sosialisasinya bantu fakir miskin ajah atw buat usaha…

    kondom itu digalakan sama negara barat !!! agar bebas /Free sek dan supaya tidak tertulari penyakit…

    napa sih pada suka latah..

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar

 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.