Berita

Ratusan Korban Konflik Demo BRA

Oleh: - 19/03/2009 - 16:26 WIB

BANDA ACEH.acehkita.com. Kantor Pusat Badan Reintegrasi Aceh (BRA) di Geuceu Komplek, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, didemo ratusan korban konflik asal Bener Meriah dan Aceh Tengah. Massa menuntut lembaga tersebut menverifikasi ulang data pembangunan rumah.Dikawal puluhan polisi, massa mulai demo dengan berjalan kaki dari kantor Aceh Monitoring Judicial Monitoring Institut (AJMI) di Ateuk Jawo, Banda Aceh menuju BRA, sambil mengusung sejumlah spanduk tuntutan. Setiba di BRA, mereka menggelar mimbar bebas, bergantian berorasi.

“BRA dan Pemerintah Aceh kami minta segera membentuk tim verifikasi untuk mendata ulang pembangunan rumah korban konflik Aceh,” kata Agusta Mukhtar, kordinator aksi, Kamis (19/3).

Agusta mensinyalir data BRA sekarang belum akurat dan tak tepat sasaran. Penelusuran pihaknya, sebanyak 70 persen calon penerima bantuan tak berhak menerima rumah. BRA sendiri sudah mengumumkan pendataan rumah korban konflik Aceh sudah final. Sekitar empat ribu rumah akan dibangun untuk tahun ini.

“Ironisnya lagi masyarakat yang sudah mendapatkan rumah terdata kembali sebagai penerima di tahun 2009 ini,” sebut Agusta. Pihaknya minta, BRA dan Pemerintah Aceh segera mengirimkan tim verifikasi untuk mendata ulang calon penerima rumah korban konflik hingga ke tingkat Desa. [Salman Mardira]

------
Sent from

It's time for a better tablet!

Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com



Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. KAMARUDIN - February 23rd, 2010 - 12:40

    ADAKAH BANTUAN PROGRAM DIAT TAHUN 2008 2009 2010 MENURUT SAAD KETUA BRA BENER MERIAH TIDAK ADA APAKAH DIA PEMBOHONG

  2. iskandar - October 27th, 2011 - 22:12

    kemana lagi mengurus rumah bantuan konflik
    karena sudah 3x di urus gak keluar2
    pakah bisa langsung ke banda aceh.gak tau lagi kemana harus mengadu

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.