Berita
Satpol PP Tembak Mati Sapi
BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Petugas penertiban Kota Banda Aceh Minggu (27/12) petang, menembak mati tiga ekor sapi yang berkeliaran di seputar Banda Aceh. Langkah ini ditempuh setelah peternak tidak mengindahkan himbauan Pemerintah Kota Banda Aceh.
“Kami sudah berulangkali menghimbau agar pemilik tidak melepas liar ternak karena membahayakan pengguna jalan, tapi mereka tidak peduli,” kata Kadis Satpol Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah, Iskandar, kepada acehkita.com. “Ini sesuai kesepakatan Muspika.”
Menurut Iskandar, hingga Minggu petang atau hari kedua operasi, pihaknya telah menembak 8 ekor sapi. Sebelumnya 5 ekor sapi juga dilumpuhkan di kawasan Jalan Panglima Nyak Makam, Darussalam, dan Lhong Raya.
Daging sapi yang tertembak akan dikembalikan kepada pemiliknya. “Mereka dapat mengambilnya di rumah potong Banda Aceh,” ujar Iskandar. “Penertban ini akan terus kita lakukan sampai pemilik benar-benar mengandangkan sapinya,” tambah Iskandar.
Pantauan acehkita.com Minggu petang, tim penertiban terdiri atas personel TNI, Polri, Satpol PP Banda Aceh melakukan penertiban di Kawasan Tugu Pena (Simpang Mesra).
Sapi yang roboh terkena timah panas petugas langsung disembelih dan diangkut kedalam truk. Selanjutnya petugas melanjutkan buruannya ke kawasan Lamnyong dan menembak satu sapi.
Di Lamnyong petugas tidak membawa hasil buruannya karena pemilik datang saat melihat sapinya roboh diterjang peluru panas petugas.
Sulaiman mengaku sedih karena sapi tersebut sapi “semata wayang” miliknya. “Keberatan tidak, cuma sedih saja lembu saya hanya satu,” ujar Sulaiman.
Sulaiman juga mengaku tahu himbauan Pemko Banda Aceh tentang larangan melepas liar ternak dan sanksinya.
Mendengar pengakuan itu petugas kemudian menyerahkan “buruannya” kepada Sulaiman. Aksi di hari libur ini juga mengundang perhatian warga dan pengguna jalan di kawasan tersebut. []

















kekejaman satpol PP di nusantara makin biadap saja… dijakarta sampai ada yg anak penjual baksao tumpah kuah dan selang babarapa hari meninggal, negara kok ndak melindungi rakyatnya, makin menindas saja…. satpol PP ingat ibumu, jgn lantaran perintah atasan kau lakukan semaumu…. memindas, dan melukai apapun didepanmu.
sy kr g perlu penanganan nya seperti itu.msh bnyk cr2 laen yg jauh lbh baek.
org aceh memang terkenal dgn keras kepala,kalau tak di buat macam ni memang tak ada oerg yg ambil peduli,tapi bila petugas ambil tindakan tegas banyak hal akan timbul.ingat lah ni semua untuk kebaiakn kita bersama.teruuuuuuskan agar jadi pengajaran.
SETIAP KEBIJAKAN PASTI ADA YANG AKAN DI KORBANKAN, KALAU MAU ADA KETERTIBAN YA MEMANG HARUS ADA TEROBOSAN, DAN TEROBOSAN UNTUK ORANG ORANG ACEH HARUS DENGAN PELURU..KAN SUDAH ADA BUKTINYA…,MENYEDIHKAN..TAK ENAK KALO GAK ADA AROMA MESIU…?