Berita

Sindikat Eksploitasi Anak Semakin Marak

Oleh: Winarman - 22/07/2009 - 22:25 WIB

JANTHO | ACEHKITA.COM – Bupati Aceh Besar Bukhari Daud, mengajak semua pihak membongkar sindikat eksploitasi anak, menyusul makin maraknya aksi pengemis anak di Aceh.

“Pasca tsunami kita banyak mendengar upaya eksploitasi anak. Semua pihak jangan menutup mata dengan hal ini,” kata Bukhari usai membuka diseminasi study tentang anak di rumah asuh, Aceh Besar, Rabu (22/7).
Menurut Bukhari selama ini ada kelompok tertentu yang meraup keuntungan dengan mengajar dan memaksa anak-anak untuk mengemis, khususnya di area perkotaan.

“Agen ini mengeksploitasi anak dengan berbagai kepentingan, dimana anak-anak dikoordinir dengan sangat baik sehingga jumlahnya terus bertambah.”

Untuk mencegahnya, Bukhari meminta semua pihak agar member perlindungan layak kepada anak dan berupaya saling membantu keluarga kurang mampu.

Dia juga mengimbau semua pihak perhatikan sejumlah rumah asuh, dan memberi masukan pada Pemerintah, agar pendidikan anak kurang mampu terus berlanjut. Di Aceh Besar, kata Bukhari, kini terdapat 38 rumah asuh.[]


Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com


Share on Tumblr

Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada Satu Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. sigam bakong - July 22nd, 2009 - 22:49

    Para Intel Polisi seharusnya melacak preman2 yg mengkordinir pengemis anak. Selama ini kesannya Polisi membiarkan mereka beraksi. Sangat jarang terdengar ada sindikat yg dibongkar Polisi.

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.