Berita

Soeharto Cukup Jadi Bapak Pembangunan Saja

Oleh: efmg - 26/10/2010 - 01:07 WIB

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Rencana Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono memberi gelar Pahlawan Nasional bagi mantan Presiden Soeharto menuai kontroversi. Di Aceh, 77 lembaga sipil mengecam keras ide pemberian gelar ini. Menurut aktivis sipil, Soeharto sama sekali tidak layak menjadi Pahlawan Nasional.

“Tidak ada jasa yang pantas sehingga bisa menjadikan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional,” kata mantan anggota Komisi I DPR RI asal Aceh Gazali Abbas Adan dalam konferensi pers di Banda Aceh, Senin (25/10).

Menurut mantan politisi Partai Persatuan Pembangunan ini, Soeharto tak lebih sebagai orang yang harus bertanggungjawab terhadap berbagai kasus pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Aceh selama pemerintah memberlakukan Daerah Operasi Militer dengan sandi Jaring Merah selama kurun waktu 1989-1998.

“Selama periode ini, telah terjadi genosida, ethnic cleansing di Aceh,” kata Adan.

Menjelang dan usai pencabutan DOM pada 1998, Komisi I DPR RI membentuk Tim Pencari Fakta. Gazali Abbas Adan termasuk salah seorang anggota Tim Pencari Fakta. Mereka turun ke Aceh dan mendapati kasus pembunuhan di luar proses pengadilan dan menemukan sejumlah kuburan massal korban kekejaman aparat negara di masa DOM tersebut.

“Keputusan parlemen, Soeharto adalah orang yang bertanggungjawab dengan pemberlakuan DOM di Aceh,” kata dia.

Sementata itu Azriana dari Relawan Perempuan untuk Kemanusiaan (RPuK) menilai gelar pahlawan nasional bagi Soeharto sama sekali tidak cocok. “Kalau mau beri gelar, cukup Bapak Pembangunan saja,” kata Azriana. “Jangan pahlawan nasional lah.”

Pada masa Orde Baru, media melakabkan Soeharto sebagai Bapak Pembangunan. Dia disebut-sebut berhasil dalam memajukan pembangunan di Indonesia. Bahkan pernah diklaim sebagai macan Asia dari sisi pertumbuhan ekonomi. Namun, julukan macan Asia runtuh seiring dengan krisis moneter yang melanda Asia pada 1997 lalu. Soeharto pun dipaksa mundur pada Mei 1998 oleh gelombang massa.

“Orang yang telah diturunkan oleh rakyat (karena kasus korupsi dan pelanggaran HAM) sama sekali tidak pantas untuk mendapat gelar pahlawan nasional,” kata Reza Indria dari Liga Kebudayaan Tikar Pandan. []


Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com


Share on Tumblr

Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 9 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. Persatuan Mahasiswa Aceh di Malaysia - October 29th, 2010 - 17:11

    Tidah layak sama sekali Soeharto digelar dengan julukan Pahlawan, bahkan Bapak Pembangunan pun ngak sama sekali, apa yang dia buat untuk Aceh. Hanya ingin membantai etnik Aceh dan juga ulamak Aceh…kami sepakat menyuarakan bantahan bahwa tidak sama sekali seorang pahlawan yang mempermalukan bangsa sendiri. Tidak ada sejarah dunia kayak gini…

  2. fadhil - November 3rd, 2010 - 21:25

    sebagai rakyat indonesia sy salut dgn politik suharto.tp gelar pahlawan nasional sungguh tak layak seorang pembunuh mcm suharto.bpk pmbangunan sy rasa sudah cukup baik

  3. ibnu hajar - November 13th, 2010 - 16:05

    paling menyakitkan suharto telah melenyapkan demokrasi dgn dwi fungsi abri.kalau suharto jadi pahlawn saya bersiap perang dgn indonesia .tak ada satu pun jasa untk kita dia hanya memberi kesenangan utk tni saja.ibnu hajar tanjungbin power malaysia.

  4. ibnu hajar - November 22nd, 2010 - 09:52

    untuk menyembuhkan luka hati jangan sebut sebut lagi nama suharto.biarlah terkubur bersama jasadnya.tak ada faedah

  5. makmur - December 10th, 2010 - 10:25

    pak suoeharto sepertinya jadi bapak pembangunanpun salah…cocoknya dia jadi bapak setan..

  6. Yudie - January 2nd, 2011 - 18:49

    klo seoharto dijadikan pahlawan mending kita bantai aja rakyat dgn banyak ntar kalo kita udah meninggal pasti akan di kasih gelar pahlawan
    hehhehehehhehhehehhe
    dasar negara anehhhhhhhhhhhh
    kaya SDA tapi miskin otakkkk

  7. joko - January 31st, 2011 - 21:40

    Sama Sekali Tidak Patut buat manusia Macam Dia…..
    Biadab banget itu manusia. Semoga Dia mendapat Balasan yang setimpal Oleh Allah SWT.

  8. Anti Soeharto - February 24th, 2011 - 21:16

    Gelar yg cocok untuk soeharto adalah ” Mr. Killer “

  9. bunga - April 25th, 2011 - 11:58

    harto itu si kejam,bengis…tangannya berlumur darah jutaan rakyat Indonesia..semoga tuhan membalas semua kejahatannya..
    Julukannya “Jagal Maut dr Indonesia”

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.