Berita

Tarmilin Usman Pimpin PWI Aceh

Oleh: Aknews - 27/09/2010 - 04:05 WIB

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Tarmilin Usman terpilih jadi ketua PWI Aceh periode 2010-2015. Dia berhasil menyisihkan dua rivalnya dalam konferensi cabang PWI Aceh ke X di Hotel Grand Nanggroe Banda Aceh, Minggu (26/9).

Pemilihan berlangsung dua putaran. Tarmilin unggul satu poin dari Dahlan TH, usai meraup 77 suara dalam putaran kedua.

Imran Joni, calon yang membawa misi perubahan untuk PWI Aceh kalah telak sejak putaran pertama, hanya meraup 21 suara.
Tarmilin dan Dahlan draw dengan meraup 66 suara dibabak pertama dan harus maju ke putaran penentuan.

Pemimpin sidang, Adnan NS berharap ketua terpilih mampu mengemban amanah.

Imran Joni, calon yang sebelumnya mendapat dukungan penuh dari kalangan jurnalis muda mengatakan ikhlas menerima kekalahan.

“Kita menang secara moral, suara yang kami raup murni dari orang yang masih punya hati nurani dan berjiwa perubahan,” kata Iranda Novandi, tim sukses Joni.

Konfercab X PWI Aceh dimulai sejak Sabtu (25/9). []


Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com


Share on Tumblr

Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada Satu Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. dahlan.za - September 29th, 2010 - 15:34

    semoga dengan duduknya kakanda tarmili di banku ketua persatuan wartawan indonesia provinsi aceh, maka geraklangkah jurnalis yang ada di aceh,lebih lenggeng dan mampu mengarah insan pers ke jalur indenpenden murni.serta tidak membeda-bedakan antara satu media dengan media lain nya, sehingga kehadiran PWI benar-benar menjadi payung bagi hamba pers dalam melakukan fungsi kontrol di tanah aceh ini. wassalam Dahlan.Za(kepala perwakilan media on line Kabarinvestigasi.com wilayah Provinsi Aceh)

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.