Berita

Taruhan 1.000, Dicambuk 6 Kali

Oleh: Radzie - 29/01/2010 - 17:32 WIB

JANTHO | ACEHKITA.COM — Apes nian nasib SBM. Gara-gara taruhan main batu domino senilai seribu Rupiah, SBM dicambuk enam kali di depan publik sehabis salat Jumat (29/1). Pelaksanaan hukuman cambuk dipertontonkan kepada masyarakat luas di Masjid Jamik Jantho.

SBM ditangkap petugas Wilayatul Hisbah di Indrapuri pada akhir Desember 2009 lalu, bersama tiga rekannya. Bersama mereka, petugas menyita satu set batu domino, dan uang senilai Rp115.000. Taruhan yang dilakukan empat warga Indrapuri ini terbilang kecil, hanya Rp1.000 saja.

Gara-gara perbuatan ini, mereka dihukum enam kali cambuk oleh Mahkamah Syariah Aceh Besar. Mereka dijerat dengan Pasal 23 ayat (1) junto Pasal 5 Qanun Nomor 13/2003 tentang Maisir (perjudian).

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar Teuku Hasbi menyebutkan, mereka diadili karena melakukan kasus perjudian yang dilarang agama Islam. “Dilihat dari berbagai sisi, perbuatan maisir tidak ada yang bisa membawa manusia pada kebaikan, tapi malah membawa pada kemiskinan,” kata Hasbi.

Ia menolak disebut tebang pilih dalam menegakkan hukum Islam. “Sebenarnya bukan demikian (menghukum orang kecil saja –red.). Hukum ini berlaku untuk semua masyarakat,” ujar Hasbi. []

------
Sent from

It's time for a better tablet!

Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com



Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 10 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. ariaceh - January 29th, 2010 - 20:49

    Panee na nyan, kiban hukuman awak WH yang di langsa pak hasbi,na berita bak droeneuh leuh didrop leuhnyan diperkosa, bit2 awak yang na di dalam WH Asee (anjing).

  2. apa gampong - January 29th, 2010 - 20:53

    Jangan heran, ambil pisang aja dikurung, apalagi berjudi seribu. memang hukum untuk orang miskin

  3. TEUNGKU BUKHARI - January 29th, 2010 - 23:35

    Yang namanya taruhan sama aj seribu atau sejuta,habis..kalau taruhannya cuma seribu,kq bisa terkumpul sampe 100rb lebih?pdhl mereka cuma 4 org.

  4. bindadeh - January 30th, 2010 - 04:10

    Tidak pakai jilbab juga harus dicambuk segera. Istri harus memakai jilbab agar kecantikannya tidak dilihat orang,kalau dilihat orang maka istri kita bisa direbut orang apalagi suaminya sudah tua.Kepada suami yang tua harap jangan biarkan istri muda anda tidak memakai jilbab.Bisa dibawa lari oleh anak muda.Itulah guna jilbab yang utama.

  5. maimun - January 30th, 2010 - 04:13

    Koruptor kenapa tidak dicambuk ya?

  6. aneuk rantoe - January 30th, 2010 - 06:16

    bagi saya klo emng mau di hukum hukum aja semuanya tanpa pandang bulu,, tapi bapak2 harus ingt jangan sampai pejabat2 yg banyak korupsi ga kena hukum, itu adalah amanah sesiapa sahaja mesti sama rata,, klo bapak2 menghukum hanya rakyat kecil,,,, terimalah azab di hari kemudian,, cam kan itu, wssalam

  7. Ichsan - January 31st, 2010 - 06:34

    Cambukin dulu para koruptor yg ngambil uang rakyat, para koruptor yg smakin kaya sementara rakyt kcil smkin miskin….

  8. amri - January 31st, 2010 - 15:45

    ek sampe hate pejabat peng rakyat abeh di korupsi,,,,,,,,,,,oleh orang GAM dlm pemerintah yg sukut peng rakyat

  9. amri - January 31st, 2010 - 16:16

    gam dulu miskin sekarang di aceh yg kaya semua orang gam rakyat aceh menderita,,,,,,duit kebanyakan hilang di aceh

  10. venyaza - February 3rd, 2010 - 08:39

    kontraktor yang membuat jalan tak sesuai bestek juga harus dicambuk. Jalan dibuat asal jadi asal siap asal dapat untung. Banyak proyek tidak bermanfaat bagi masyarakat alias mubazir.Asal ada proyek yang penting anggaran bisa dihabiskan,masalah berguna atau tidak, mana perduli. Apakah mereka itu ada dicambuk hai tungku aceh?

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.