Berita

“Teroris Musuh Bersama”

Oleh: Imran MA - 10/03/2010 - 17:10 WIB

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM –Teungku Muslim, pimpinan Dayah Darul Mujahidin Blang Weu Panjoe, Kec. Blang Mangat, Lhokseumawe, mengatakan kelompok bersenjata yang diburu polisi di Aceh Besar merupakan kelompok yang bertujuan untuk merusak damai dan mengganggu pelaksanaan syariat Islam. Kelompok ini ingin membuat image Aceh tercoreng di mata masyarakat internasional dengan isu teroris.
 
”Itu adalah musuh bersama kita,” ujar Teungku Muslim kepada acehkita.com, Rabu (10/3)

Dayah Darul Mujahidin pernah melatih puluhan relawan jihad untuk dikirim ke Palestina awal 2009 lalu.

Menurut Muslim, isu terorisme mengakibatkan aktivitas orang –orang yang berjuang amar makruf nahi mungkar secara damai dan demokratis menjadi terhambat, karena dikhawatirkan akan terjadi klaim-klaim yang menggiring ke isu teroris.
 
”Kalau memang kelompok yang benar mereka terlebih dahulu mendekati ulama dan meminta petunjuk yang benar, jihad tidak harus dengan kekerasan. Kita tidak mengenal kelompok yang diduga teroris itu,” ujar Muslim.
 
Muslim juga mengajak masyarakat untuk membantu polisi dalam mengungkap jaringan yang bertujuan  mengganggu perdamaian Aceh dan merusak berjalannya Syariah Islam.

”Kita juga berharap polisi jangan tergopoh–gopoh dalam pengungkapan ini, dengan dibantu semua pihak, insya Allah semua akan terungkap,” sebut Muslim. []


Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 7 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. rimueng - March 10th, 2010 - 23:35

    ne pleuh kitab2 thaharah dile tgk..

  2. PeCinta Aceh - March 11th, 2010 - 02:52

    hidup teungku di Aceh, salut gwe dgn ust2 yg ada di aceh .. keep peace ..

  3. sumantok - March 11th, 2010 - 10:06

    APA YANG DI KATAKAN OLEH TGK MUSLIM ITU BENAR,MAKANYA KITA HIMBAU KE SELURUHAN INSTANSI PEMERINTAH DAERAH ACEH AGAR MEMBERI PENYELUHAN KEPADA MASYARAKAT AGAR TIDAK TERPENGARUH OLEH ISU2 POLITIK.JUGA KITA MENGHARAP SANGAT KEPADA PEMIMPIN2 GERAKAN ACEH MERDEHKA AGAR BENAR2 MEMBERI PENGERTIAN TERHADAP ANGGETANYA SUPAYA TIDAK IKUT CAMPUR DLM KASUS POLITIK BURUK INI.

  4. din - March 11th, 2010 - 21:38

    jihat jihat lah….tp jangan di aceh berjihat..ngak ada yg tujuan jahat

  5. PeCinta Aceh - March 12th, 2010 - 04:39

    orang jawa suka mengusik kedamaian orang aceh udah dari zamannya sukarno, sebenarnya kita dah makmur jika ga’ ikut gabung sama jawa bener ga’???

  6. almartir - March 12th, 2010 - 08:50

    …Tabayun,dong coba telaah,dengAlquran danSunnah jng dng hawa nafsu,kalo kepingin Allah Rhidlo,tanah ini tanah Alloh,bukan milik siapapun,baik melayu ataupun jawa,semua milik Alloh,kita akan kembali kepadaNYA.manusia itu mudah tergelincir terhadap dosa,kalo tidak berpegang teguh pada Alquran Dan Sunnah.

  7. almartir - March 12th, 2010 - 08:55

    yang,diwajibkan umat Islam ini menegakan syariat dng kaffah,silahkan rujuk Alqitab&Sunnah.Ingat dng kitab UU,Ilyasik,pencampuran syariat Dng hukum lainya,tapi tida diakui sebagai syariat,maka syariat itu,harus murni.Pahami dng Ihklas.mohon petunjuk kepadaAllah,Agar tidak menyesal. bukankah Aceh Serambi mekah?

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.