Berita
Ulama: Terorisme Haram
BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Seorang Ulama Kharismatik Aceh, Tgk. Nurruzzahri Yahya mengatakan, aksi terorisme yang diidentiikan dilakukan oleh kelompok-kelompok Islam sekarang hukumnya haram.
“Segala tindakan terorisme yang zalim itu adalah tindakan yang dilarang dan diharamkan dalam Islam,” katanya dalam seminar ‘Teroris Merambah Aceh’ di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Selasa (27/4).
Islam, kata dia, melarang segala bentuk anarkis, kekerasan, dan pembunuhan.
Salahnya pemahaman jihad, menurut ulama yang kerap disapa Waled Nu ini, telah memunculkan aksi terorisme.
Jihad dipahami oleh sebagian kelompok Islam yang dinyatakan radikal sekarang, dilandasi oleh kebencian, akibat salahnya pemahaman tentang jihad itu sendiri. Hal itu memunculkan aksi anarkisme dan kekerasan.
Menurutnya, jihad dalam Islam, harus dilakukan berjamaah. Ditangani oleh daulah atau pemerintah, manakala negara diserang oleh musuh Islam atau kafir.
Banyaknya kemungkaran yang terjadi dalam sebuah negeri, tak seharusnya diperangi dengan mengatasnamakan jihad. “Yang harus diperangkan adalah nafsu pada diri kita agar tidak ada amarah, kebencian,” kata Nuruzzahri.
Mencegah perbuatan mungkar bukan dengan memeranginya secara fisik saja tapi harus dimulai dari individu dan diri sendiri, dengan memahami ilmu agama dan memberi contoh yang baik kepada orang lain. “Bukan dengan perang,” kata Waled Nu.
Menurutnya, jihad harus lahir dari iman dan kesucian hati.
Ia menyarankan agar pemerintah membuat muzakkarah ulama untuk meluruskan pemahaman jihad dan Islam yang kini sering disalahartikan.
Waled Nu meminta kaum muslim untuk mempelajari Islam secara benar agar tak terpengaruh dengan provokasi kelompok tertentu. Diminta juga memelajari ilmu tasauf agar mudah meredam amarah. []
Sent from
It's time for a better tablet!
Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com
Tweet
















Terima kasih untuk Waled Nu. Semoga usulan muzakarah terorismenya bisa didengar oleh pemerintah.
kalimat terorisme dalam bahasa arab irhabi artnya menakutkan..islam salam sekali tidak membolehkan segala bentuk anarki dalam segala hal.
tapi jangan salah,terdapat unsur politik yang sangat jelas terhadap kata terorisme tersebut.
penyerangan WTC dengan mengkambing hitamkan ummat islam adalah salah satu cara untuk menaklukkan islam dewasa ini.
janganlah kita terpengaruh dengan istilah famos tertebut,karena ia hanya di jadikan taktik dusta kaum barat dalam mengelincirkan ummat islam.
setelah kejadian WTC kalimat terorise,keluar dari mulut-mulut pemimpin barat.supaya kata-kata terorisme menjadi populer dimata masyarakat.
“Banyaknya kemungkaran yang terjadi dalam sebuah negeri, tak seharusnya diperangi dengan mengatasnamakan jihad. “Yang harus diperangkan adalah nafsu pada diri kita agar tidak ada amarah, kebencian,” kata Nuruzzahri.”
Mencegah perbuatan mungkar bukan dengan memeranginya secara fisik saja tapi harus dimulai dari individu dan diri sendiri, dengan memahami ilmu agama dan memberi contoh yang baik kepada orang lain. “Bukan dengan perang,” kata Waled Nu.
nyan ka lagee haba snouck jameun; bek muprang kaphe belanda karena jihad nyan prang ngen nafsu,,,,hom hai