Berita

Warga Tanami Pisang di Badan Jalan

Oleh: Amiruddin - 31/10/2009 - 16:43 WIB

PIDIE | ACEHKITA.COM — Sejumlah warga Rubee, Kecamatan Delima, Pidie, menanam pohon di atas ruas jalan yang rusak parah dan sulit dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung sejak 2002, bahkan ketika hujan turun kondisi jalan bagai kubangan kerbau.

Kepala Kemukiman Beu’ah, Delima, Ibrahim Ma’in, mengatakan, jalan yang rusak itu meliputi Gampong Kreung Cot, Kumbang, dan Gampong Ara Bungkok. Jalan itu sulit dilalui kendaraan, sehingga untuk melintasi jalan itu terpaksa digunakan tanah kebun warga selebar 1,5 meter.

“Kalau kebun ini dipagar maka warga tidak bisa menggunakan jalan itu lagi,” kata Ibrahim kepada wartawan, Sabtu (31/10).

Di sisi lain, kerusakan terjadi di 15 titik pada ruas jalan penghubung Kecamatan Delimadan Mila tersebut.

Ibrahim mengaku sudah berulangkali melaporkan kerusakan jalan ini kepada camat, namun hingga saat ini belum juga diperbaiki. Karena berlarut-larut, warga berang dan menanam pohon pisang.

“Kita semua sudah capek menyampaikan laporan ke camat, tapi kok belum juga dibangun,”tegasnya.

Menurut Ibrahim, jalan tersebut sangat membantu masyarakat dalam mengangkut hasil tani dan kebun ke Kota Sigli. Namun disebabkan jalan rusak masyarakat sulit untuk menjual hasil pertanin dan kebun ke kota. Akibatnya, perekonomian masyarakat menjadi terganggu.

“Kita minta kepada pemerintah untuk segera membangun jalan ini,” ujar Ibrahim. []

------
Sent from

It's time for a better tablet!

Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com



Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. RAMLI - October 31st, 2009 - 23:01

    aceh tak ada duit deh

  2. RAMLI - November 1st, 2009 - 03:11

    hai cok peng jak pebloe waja busoe ,jak peget jalan ribeei keudeh

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.