Berita

Wow, 50 Ton Sampah Dijual ke Medan Tiap Hari

Oleh: Atayya Alazkia - 17/07/2010 - 00:07 WIB

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Banda Aceh memproduksi 150 ton sampah tiap hari dan sekitar 50 ton di antaranya saban hari diangkut ke Medan, Sumatera Utara, kata pejabat Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Banda Aceh, Jumat (16/7).

T. Iwan Kesuma, Kepala DKP Banda Aceh menyebutkan rata-rata sehari 650 meter kubik sampah atau setara 150 ton diproduksi warga Ibukota Provinsi Aceh ini.

Dari jumlah itu, hanya sekitar 450 meter kubik yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kampung Jawa, selebihnya dimanfaatkan kembali oleh warga, termasuk 50 ton di antaranya dijual ke Medan.

“Sampah dibawa ke Medan itu seperti kardus, kaleng bekas,” urai Iwan.

Sampah diproduksi warga Banda Aceh selama ini kebanyakan jenis organis, sekitar 70 persen, selebihnya anorganik.

Sampah organik, kata Iwan, sangat besar manfaat kalau didaur ulang. “Dijadikan kompos, manfaatnya tidak hanya bias menyuburkan tanaman tapi juga bisa kita jual,” tuturnya.

Dia mengajak warga memanfaatkan sampah organik untuk kompos. Bahkan, pihaknya mengaku siap membelinya untuk digunakan pada tanaman di taman-taman kota.

Iwan juga mengimbau agar warga tak buang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan kantong plastik yang diakui sulit membusuk. []

------
Sent from

It's time for a better tablet!

Akses ACEHKITA.COM versi mobile melalui telepon selular, iPhone, BlackBerry, Android, dan tablet Anda di alamat: m.acehkita.com



Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 3 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. Ilham - July 20th, 2010 - 05:23

    Buat perda sampah di Banda Aceh agar warga bisa mendapat keuntungan dari perda tsb.Misalnya pemisahan sampah kertas,kaleng,kaca,dan plastik.Pemkot harus sediakan banyak tong sampah terpisah menurut jenisnya.Pemkot jg harus ada sistempengolahan sampah yg baik.Jika itu terlaksana dijamin sampah bkan menjadi masalah tapi justru membawa keuntungan.

  2. fitria munandar - July 22nd, 2010 - 04:49

    aduh saya tidak mengira kalau segitu banyak nya sampah yang di hasil kan setiap hari nya,terima kasih saya ucapkan kepada pekerja yang mengambil sampah sampah,coba bayangkan klu tidak ada pekerja yg seperti itu?mau jadi apa kota kita,tapi kok gajinya mssih minim ya?ke pada para pemimmpin tolong dong d perhatikan

  3. ayahkuna - August 3rd, 2010 - 11:19

    jangan sampah yg di jual ke medan.tapi mesin memproses sampah di beli dan bawa ke aceh.kan bertambah lowongan kerja.ini pemerintah pikiran lambat.hanya mikirkan uang aja..fucking goverment,

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar


 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.