Besok, Buku ‘Rekonstruksi Pemikiran Kamaruzzaman Bustamam Ahmad’ Dibedah di UIN

0
472

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Penerbit Bandar Publishing bekerja sama dengan Lembaga Kajian Konstitusi Indonesia (LKKI) dan Pusat Kajian Strategis Islam Sains Modern (PUSKASID) UIN Ar-Raniry Banda Aceh, akan membedah buku karya Ramli Cibro yang berjudul ‘Rekonstruksi Pemikiran Kamaruzzaman Bustamam Ahmad: Dari Islam Politik Ke Acehnologi 1996-2018’ pada Senin (23/9/2019), bertempat di Gedung A Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh.

Ketua penyelenggara, Zahlul Pasha dosen FSH UIN Ar-Raniry, menyampaikan bahwa acara bedah buku dan diskusi publik tersebut diselenggarakan sebagai upaya menjalankan tri darma perguruan tinggi.

“Kami menyambut baik gagasan penulis buku ini, Ramli Cibro dalam merekonstruksi jejak pemikiran akademisi di Aceh seperti Kamaruzzaman Bustamam Ahmad (KBA). Ini bentuk kontribusi kami menghargai Ramli Cibro sekaligus untuk memberi ruang kepada publik memberikan masukan dan kritikan terhadap buku yang sudah beredar ini,” sebut Zahlul dalam keterangan tertulis, Minggu (22/9).

Menurutnya, Ramli Cibro telah memulai mempetakan pemikiran KBA sejak tahun 2015, namun baru pada tahun 2018 draf bukunya diserahkan kepada penerbit Bandar Publishing.

Zahlul menambahkan, acara bedah buku akan dihadiri penulis buku Ramli Cibro, bersama Affan Ramli sebagai Islamilog dan Kamaruzzaman Bustamam Ahmad yang menjadi objek kajian.

Ramli Cibro, dalam bukunya merekonstruksi periodesasi pemikiran KBA dalam 5 fase. Pertama fase “Islam Politik” pada periode 1996-2005. Kedua fase “Studi Kawasan” tahun 2005-2009. Ketiga fase “Strategi dan Studi Petahanan keamanan” tahun 2009-2011. Keempat fase “Frikatifisasi Ilmu” tahun 211-2018. Dan terakhir fase “Acehnologi” hingga fase “Masa Depan Dunia”.

Pada pengantar buku ini yang diberikan oleh Dr Zulhelmi, dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, menyebutkan KBA adalah sosok yang dinanti-nantikan oleh Aceh dan diharapkan akan menjadi representasi sekaligus ikon generasi Aceh kontemporer yang memainkan peranan di pentas nasional, bahkan internasional.

“KBA adalah aset yang sangat berharga bagi Aceh hari ini, karena ia akan membawa nama harum Aceh melalui kekuatan akademik dan daya nalar yang dimilikinya. Gagasan-gagasan besar KBA harus didukung dan dikembangkan oleh para akademisi lain. Ramli Cibro maju satu langkah dalam merekonstruksi pemikiran akademisi Aceh,” tulis Zulhelmi dalam pengantarnya.

Sementar itu, Masyitah Manager Bandar Publishing mengatakan bahwa buku rekonstruksi pemikiran KBA telah beredar di toko-toko buku. Ia menyebut penulis buku Ramli Cibro lulusan studi sarjana di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan pascasarjana di UIN Ar-Raniry yang saat ini menjadi dosen di Subulussalam.

“Bukunya ini berjumlah 354 halaman, yang dibagi dalam tiga bagian. Dan untuk acara bedah di UIN Ar-Raniry besok sifatnya terbuka untuk umum,” sebut Masyitah.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.