Connect with us

Bibimbap, Nasi Campur Penuh Warna

Kuliner

Bibimbap, Nasi Campur Penuh Warna

Apa makanan korea yang paling terkenal diantara turis asing? Bibimbap salah satunya yang sering disebut. Menu ini yang paling sering dicari oleh turis, terutama yang terbiasa menjadikan nasi sebagai sajian utama.

Nama santapan ini merupakan gabungan dari kata Bibim yang berarti campur dan Bap yang berarti nasi. Sajian utamannya adalah nasi yang dihidangkan masih panas dengan tatanan beragam sayuran ditengahnya, ditambah gochujang atau pasta cabai merah korea dengan telur mata sapi diatasnya dan ditata dalam sebuah mangkuk ukuran sedang. Dinamakan nasi campur karena setelah disajikan isi mangkuk akan dicampur secara merata baru kemudian siap untuk dimakan selagi masih hangat.

Pada masa Dinasti Joseon makanan ini disebut dengan nama goldongban atau nasi yang dimakan dengan mengcampurkannya dengan bahan makanan yang lain. Awalnya bibimbap tercipta dikarenakan masyarakat di Korea merasa perlu menghabiskan semua makanan yang masih tersisa sebelum memasuki tahun baru Lunar sehingga mencampurkan semua jenis makanan yang ada menjadi solusi paling cepat. Para petani juga menghidangkan menu ini untuk menghemat waktu saat akan membuat hidangan untuk orang banyak saat musim tanam terjadi. Walaupun mempunyai berbagai varian rasa namun yang berasal dari daerah Jeonju, Jinju dan Tongyeong tetap yang paling terkenal.

Beberapa Jenis yang lain antaranya yukhoe bibimbap yang ditambahkan suiran dagi sapi mentah diatasnya, dolsot bibimbap yang dihidangkan didalam mangkuk batu panas, bibimbap dengan cita khas jamuaan kerajaan atau yang biasa disebut royal court dish dan ragam laiinnya.

Bahan untuk campuran nasi pada hidangan ini memiliki banyak simbolis yang disusun sesuai warna dan arah mata angin. Selain itu campuran yang ada memiliki manfaat tersendiri seperti bahan berwarna coklat atau hitam yang melambangkan utara dan ginjal berasal dari jamur shintake dan pakis. Merah atau orange yang melambangkan selatan dan hati disusun dari cabai, wortel dan buat jujube sedangkan timun dan bayam merupakan gambaran dari lever. Barat dan paru-paru dilambangkan dengan warna putih yang berasal dari tauge dan lobak.

Terakhir kuning yang berada di tengah melambangkan perut diambil dari lobak, kentang dan telur. Cara memasak dan proses penyajian sederhana sehingga siapa saja bisa bisa menyiapkannya di rumah.

Bahan:
– 4 – 5 Cangkir beras (yang nantinya dimasak terpisah)
– 12 ons tauge kalau bisa yang panjang (cuci dan tiriskan)
– 8 ons bayam cuci bersih
– 1 buah wortel ukuran besar (potong ukuran korek api)
– 1 buah paprika merah (buang bijinya dan potong ukuran korek api)
– 2 mentimun (potong ukuran korek api)
– 3-4 daun bawang dicincang
– 1 pon daging sapi, iris tipis
– 4 ons pakis, potong ukuran sedang (biasanya yang digunakan jenis pakis yang berwarna coklat)
– 1 lobak potong korek api
– 4 telur
– Garam
– Minyak sayur untuk menumis
– Minyak wijen
– Wijen
– Bawang putih
– Kecap
– Madu atau gula
– Gochujang (Korean hot pepper paste)


Cara Membuatnya:
– Masak nasi hingga pulen
– Masukan tauge kedalam panci kecil bersama 4 gelas dan 2 hingga 3 sendok teh garam. Masak hingga mendidih. Angkat tauge dan tiriskan. Jangan buang air rebusan karena biasanya ini akan digunakan untuk sup pendamping bibimbap. Campur tauge dengan setengah sendok teh garam, bawang putih yag sudah dicincang halus dan 2 sendok teh minyak wijen. Sisihkan.
– Masukan bayam kedalam mangkuk kecil campur dengan 1 sendok teh bawah putih cincang, 1 sendok teh minyak dan biji wijen. Sisihkan.
– Campurkan potongan wortel dengan sedikit garam dan diamkan selama 10 menit
– Campurkan potongan mentimun dengan ¼ sendok teh garam. Sisihkan.
– Potong daging sapi ukuran korek api, masukan kedalam mangkuk lalu tambahkan masing-masing 1 sendok makan bawang putih cincang, kecap, minyak wijen, madu dan 1 sendok teh biji wijen.
– Tumis masing-masing sayuran secara terpisah dengan panci anti lengket antara 1 menit hingga 3 menit. Mulai dari wortel, tauge, mentimun, paprika (tambahkan sedikit garam saat menumis), bayam, pakis dengan beberapa tetes minyak sayur.
– Tumis daging sapi dengan sedikit minyak
– Siapkan nasi lalu atur secara terpisah sayuran yang ada dengan diatur secara melingkar, letakan telur mata sapi goreng diatasnya ditambahkan gochujang sesuai selera. Makan selagi hangat.

Resep ini unruk porsi makan berempat dan jika ingin lebih banyak anda dapat menambahkannya lagi. Bisa juga menambahkan potongan rumput laut kering sebagai hiasan diatasnya. Selamat menikmati. Emmm enak []

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Kuliner

To Top