BIN Deteksi Pilkada Aceh Rawan Intimidasi - ACEHKITA.COM
Connect with us

BIN Deteksi Pilkada Aceh Rawan Intimidasi

Aparat keamanan ketika mengamankan debat kandidat calon gubernur dan calon wakil gubernur beberapa waktu lalu | SUPARTA

Pilkada

BIN Deteksi Pilkada Aceh Rawan Intimidasi

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Badan Itelijen Negara (BIN) mengungkapkan selain Papua, Pilkada Aceh rawan intimidasi kolompok bersenjata. Aceh Timur dan Aceh Utara merupakan dua daerah yang perlu mendapat perhatian.

Hal itu disampaikan Deputi II BIN Mayor Jenderal M. Thamrin Marzuki pada rapat koordinasi kesiapan pemungutan dan penghitungan suara Pilkada 2017 di Kantor Komisi Pemilihan Umum RI, kemarin.

“Di Aceh, ada intimidasi kelompok bersenjata. Di Papua jelas, kelompok bersenjata masih ada di pegunungan,” ungkap Thamrin seperti dilansir laman tempo.co.

Menurut Thamrin, konflik pilkada juga berpotensi muncul pasca-perhitungan suara dan penetapan pemenang. “Biasanya, euforia dilakukan berlebihan,” tuturnya.

Untuk itu, ia meminta tiap pendukung tidak merayakan kemenangan calon yang didukungnya secara berlebihan. Sebab, konvoi saat kemenangan akan memicu konflik, apa lagi saat melewati posko pemenangan pasangan calon yang kalah.

Mengantisipasi intimidasi dan potensi penggelembungan suara, BIN meminta ada pengawas independen di Aceh. Selain itu, Thamrin juga berharap ada tambahan personil keamanan yang dikerahkan pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Goenawan menyebutkan, untuk pengamanan pelaksanaan pemilihan kepala daerah saat ini melibatkan 11.125 personel organik Polda Aceh dan 1900 Brimob BKO Mabes Polri. Sementara Kodam Iskandar Muda mempersiapkan 5.250 personel untuk membantu polisi.

Kata Goenawan, personel polisi akan disebar ke seluruh Aceh. Namun, ada delapan daerah bekas konflik yang dinilai rawan, seperti Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Timur, dan Langsa.

“Di Polsek-Polsek sudah ada, sudah bergerak, patroli Brimob BKO,” ungkap Goenawan.

Menurutnya, sampai saat ini Polda Aceh belum meminta tambahan pasukan “Kita akan minta bila ada hal yang di luar dugaan, ada eskalasi yang terus meningkat. Pasukannya siap, tinggal koordinasi dengan Mabes, dan setiap saat bisa bergeser dengan menggunakan pesawat. Pasukan dari Polda tetangga juga disiapkan membantu kita.” []

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Pilkada

To Top