Connect with us

Cakra Khan Kepincut Kopi Aceh

Hiburan

Cakra Khan Kepincut Kopi Aceh

BANDA ACEH — Penyanyi Cakra Khan ternyata punya kesan tersendiri usai mengunjungi Banda Aceh Coffee Festival di Blang Padang beberapa waktu lalu. Ia mengaku kepincut dengan cita rasa kopi Aceh.

Pelantun “Setelah Kau Tiada” itu mengaku mempunyai kesan mendalam saat berkunjung ke Banda Aceh. Selain nuansa keislaman yang kental, ternyata Cakra tak bisa melupakan aroma kopi Aceh.

“Rasa kopinya yang khas bikin kita kangen sama kota ini,” ujar Cakra Khan seperti dikutip dari beritasatu.com, Ahad (15/5/2016).

Cakra mengaku bukan penggemar kopi. Ia hanya menikmati kopi untuk mengusir rasa kantuk yang menyerang. “Tapi rasa kopi Aceh memang beda dibanding yang biasa aku minum. Ini rasanya sungguh nikmat, meski pahit tapi benar-benar bisa bikin melek,” lanjutnya.

Lelaki kelahiran Pangandaran 27 Februari 1991 lalu itu berharap kopi di Aceh terus dikembangkan.

Aceh dikenal memiliki budaya minum kopi yang tinggi di kalangan penduduknya. Banda Aceh, seperti disebut Walikota Illiza Saaduddin Djamal, sering diidentikkan dengan kota seribu warung kopi.

Menurut Illiza, saban hari warung kopi dipenuhi oleh warga. Apalagi warung kopi di sini dibekali dengan fasilitas koneksi internet gratis. “Minum kopi 5.000 rupiah, Anda bisa duduk sambil main internet seharian,” ujar Illiza pada pembukaan Festival Kopi.

Sajian kopi paling terkenal di Banda Aceh adalah Robusta atau sering dikenal dengan sebutan kopi Ulee Kareng dan kopi Gayo Arabica. Kini, kopi Arabika yang berasal dari dataran tinggi Gayo, Aceh Tengah, makin banyak disajikan di warung-warung di Banda Aceh. Selain itu, ada juga sajian sanger –kopi yang dicampur gula dan sedikit susu kental. []

BERITASATU.COM

1 Comment

1 Comment

  1. jangan rasis

    May 17, 2016 at 12:03 pm

    Sapi punya susu kerbau punya nama,kopi aceh ? Ntah kapan.
    Kopi gayo padahal…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hiburan

To Top